Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 27 Nov 2019 10:19 WIB

Awas! Pedagang Berani Jual Ponsel BM Bakal Disikat

Vadhia Lidyana - detikFinance
Halaman 1 dari 4
Ilustrasi/Foto: Rifkianto Nugroho Ilustrasi/Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta - Pemerintah telah menerbitkan aturan blokir ponsel black market (BM) melalui nomor International Mobile Equipment Identity (IMEI). Aturan tersebut ditandatangani oleh tiga kementerian, yakni Kementerian Perdagangan (Kemendag), Kementerian Perindustrian (Kemenperin), dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) pada 18 Oktober 2019.

Pelaksanaan pemblokiran tersebut baru akan dimulai pada 18 April 2020. Direktur Pengawasan Barang Beredar dan Jasa Kemendag, Ojak Simon Manurung mengatakan, pada rentang waktu enam bulan tersebut para pedagang ponsel diimbau untuk menyeleksi perangkat komunikasi yang dijualnya.

"Sejak kemarin 18 Oktober sampai dengan 18 April 2020 masih bisa berdagang handphone yang katakanlah resmi dan nggak resmi. Para pedagang, kami menyarankan supaya handphone yang ada nanti diaktifkan (IMEI-nya)," kata Ojak dalam sosialisasi penerapan IMEI, di ITC Roxy Mas, Jakarta, Selasa (26/11/2019). (ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com