Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 29 Nov 2019 15:10 WIB

Pengamat Sebut Pangkas Eselon III Dan IV Bakal Bikin Ribut

Hendra Kusuma - detikFinance
Agus Pambagio (Ilustrator Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta - Pemerintah berencana memangkas jabatan eselon III dan IV demi meringkaskan rantai birokrasi yang selama ini dianggap memperlambat pengambilan keputusan, terutama dalam kegiatan investasi. Namun, wacana pemangkasan jabatan eselon tidak menjamin rantai birokrasi menjadi lebih cepat.

Pemerhati kebijakan publik, Agus Pambagio justru menilai bahwa pemangkasan jabatan eselon III dan IV hanya menjadi sumber keributan baru bagi Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Yang signifikan jelas itu keributan, iyalah kan orang masuk PNS tujuannya, puncaknya adalah eselon I pangkatnya 4T itu sudah top," kata Agus saat dihubungi detikcom, Jakarta, Jumat (29/11/2019).


Keributan yang dimaksud, kata Agus lebih kepada pegawai negeri sipil (PNS) di daerah. Pasalnya, jabatan eselon bagi orang daerah adalah sebuah kebanggaan. Apalagi, pemerintah sendiri belum menentukan nasib pejabat eselon III dan IV yang dipangkas akan berkarir sebagai apa ke depannya.

Wacana pemangkasan jabatan eselon III dan IV akan menjadi sumber keributan juga muncul ketika para pejabat eselon II dan II yang masuk usia pensiun. Ketika jabatan eselon III dan IV tidak ada maka siapa yang menggantikannya.


Sehingga, Agus menilai bahwa pemangkasan jabatan eselon III dan IV hanya membuat karir seorang PNS habis.

"Ketika eselon I dan II pensiun yang gantiin mereka darimana, dari robot juga? kan itu pertanyaan yang harus dijawab oleh Presiden. Tapi akan heboh karena ada orang yang selesai karirnya di PNS," jelas dia.

Pengamat Sebut Pangkas Eselon III Dan IV Bakal Bikin Ribut


Simak Video "Jokowi Akan Ganti Eselon III dan IV dengan Robot"
[Gambas:Video 20detik]
(hek/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com