Daerah pun Meminta OP Beras

Daerah pun Meminta OP Beras

- detikFinance
Kamis, 17 Nov 2005 18:22 WIB
Jakarta - Daerah-daerah pun ngiri atas digelarnya operasi pasar (OP) beras mengingat harga beras yang kini dinilai cukup tinggi. Selain itu kondisi di daerah dinilai sudah memenuhi syarat OP yaitu selama 5 hari berturut-turut harga beras medium diatas 25 persen dari harga normal. Daerah pun juga meminta digelar OP beras.Demikian kata Direktur Bina Pasar dan distribusi Gunaryo Departemen perdagangan saat ditemui di kantornya, Jl. Ridwan Rais, jakarta, Kamis (17/11/2005). "Kalimantan Tengah yang pertama mulai aktif mempertanyakan caranya bisa OP didaerahnya, mereka bertanya yang dipakai harga dari Bulog atau harga eceran tertinggi (HET) serta definisi kualitas beras medium seperti apa?" tanya Gunaryo. Daerah juga bertanya seputar biaya distribusi dari gudang Bulog ke konsumen, apakah ditanggung pemda atau konsumen. "Pada prinsipnya yang menanggung pemda tapi kalau pemdanya tak punya uang berarti konsumen yang menanggung," terang Gunaryo. Ia menambahkan sejumlah daerah sudah mulai mendata harga beras didaerahnya untuk menentukan harga normal yaitu harga beras selama 3 bulan, untuk mendapatkan harga OP beras. Menurutnya penentuan harga OP sudah tetap tetapi konsep realisasi masih dibahas tingkat Menko perekonomian. Berdasarkan data Departemen perdagangan harga beras jenis IR Rp 3.683 per kg secara nasional pada 17 oktober 2005, yang artinya sudah memenuhi syarat OP. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads