Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 02 Des 2019 16:28 WIB

Sri Mulyani Ungkap 7 BUMN Disuntik Modal tapi Rugi, Ini Kata Erick

Trio Hamdani - detikFinance
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir/Foto: Lamhot Aritonang Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir/Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir merespons Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati soal BUMN yang merugi padahal sudah dapat Penyertaan Modal Negara (PMN).

Setidaknya ada 7 BUMN dari 41 penerima PMN yang merugi di 2018 seperti diungkapkan Sri Mulyani. Lalu apa kata Erick?

"Tadi kan saya sampaikan kalau bisa PMN itu memang sebuah penugasan bukan hanya sekadar cashflow (aliran modal masuk) dan lain-lain," kata Erick ditemui di Kompleks DPR/MPR RI, Jakarta, Senin (2/12/2019).


Namun bagi Erick, selama PMN itu diberikan karena penugasan dari pemerintah maka tidak masalah meskipun hanya untuk kepentingan operasional saja.

"Karena ada tugas seperti HK (Hutama Karya) ada penyuntikan karena mau membuat Tol Trans Sumatera, bukan masalah operasional semata," tambahnya.

Sri Mulyani sebelumnya membongkar tentang BUMN yang justru merugi meskipun telah disuntik PMN. Setidaknya ada 7 BUMN dari 41 penerima PMN yang merugi di 2018

"7 BUMN yaitu PT Dok Kodja Bahari, PT Sang Hyang Seri, PT PAL, PT Dirgantara Indonesia, PT Pertani, Perum Bulog, dan PT Krakatau Steel," ujarnya di ruang rapat Komisi XI, gedung DPR, Jakarta, Senin (2/12/2019).


Di 2015 dan 2016 ada 8 BUMN yang merugi dari 41 penerima PMN. Di 2017 ada 3 BUMN merugi dari 41 penerima PMN.

Dari 2015 hingga 2018 pemerintah sudah menyalurkan PMN secara total mencapai Rp 130,4 triliun. Terdiri dari 2015 Rp 65,6 triliun, 2016 Rp 51,9 triliun, 2017 Rp 9,2 triliun dan 2018 Rp 3,6 triliun.

Simak Video "Siapa Pengganti Dirut Garuda? Ini Jawaban Erick Thohir"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com