Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 04 Des 2019 16:54 WIB

Gelar Rapat Beras, Jokowi Bela Bulog soal CBP

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman Foto: ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar rapat terbatas tentang cadangan beras pemerintah (CBP). Jokowi meminta manajemen pengelolaan CBP diperbaiki agar beras tak menumpuk di gudang Bulog.

"Oleh sebab itu saya minta manajemennya segera diselesaikan dan dibereskan dan dibuat pola-pola baru sehingga tidak menjadi beban bagi Bulog," kata Jokowi di kantor Presiden, Jakarta, Rabu (4/12/2019).

Bulog menyampaikan ada 20.000 ton beras yang mengalami penurunan mutu bahkan terancam busuk. Hal itu disebabkan karena selama empat bulan mengendap di gudang dan tidak tersalurkan sama sekali.

Jokowi juga menyampaikan mengenai ketersediaan beras dalam negeri harus berasal dari data yang riil dan terkonsolidasi. Sehingga data tersebut menjadi pegangan pemerintah dalam pengambilan keputusan ke depannya.


Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menyebut manajemen yang andal menjadi kunci pada sumber logistik beras tanah air. Apalagi, jumlah produksi beras tidak sama di setiap daerah.

"Sehingga aspek ketersediaan merupakan hal yang penting, sehingga keterjangkauan terhadap pasokan juga menjadi penting. Saya melihat kuncinya adalah efisiensi dan kehandalan dalam manajemen logistik," jelas Jokowi.

Dapat diketahui, Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Buwas) mengatakan, ada beberapa skema untuk penggunaan beras turun mutu tersebut tanpa harus dimusnahkan.

Terdapat empat alternatif pemanfaatan beras tersebut, di antaranya dijual dengan harga murah jika dinyatakan masih layak konsumsi. Lalu, dialihfungsikan menjadi tepung atau pakan ternak. Terakhir jika memang tak layak konsumsi maka beras tersebut dapat diolah jadi ethanol.


Buwas menjelaskan, mekanisme di atas dapat dilakukan dengan lelang. Nantinya, pemenang lelang yang akan memproses pengalihan fungsi tersebut.

"Akan dilelang terserah mau jadi apa nanti. Misalnya dia lelang mau jadi tepung, ya tapi harus jadi tepung. Lelang jadi pakan ya harus jadi pakan," terang Buwas di kantornya, Jakarta, Selasa (3/12/2019).

Simak Video "Beras Bulog Terancam Busuk, Buwas Akan Jadikan Ethanol"
[Gambas:Video 20detik]
(hek/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com