Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 05 Des 2019 07:18 WIB

Gegara Harley & Brompton Ilegal, Erick Thohir Ancam Copot Direksi Garuda

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Foto: Dok. Airbus Foto: Dok. Airbus
Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memberi peringatan keras kepada direksi PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Erick tak segan mencopot direksi jika terbukti menyelundupkan komponen Harley Davidson bekas dan sepeda Brompton yang tengah ramai diberitakan belakangan ini.

Bahkan, Erick mengingatkan direksi agar mundur sebelum ketahuan terbukti memasukkan barang-barang yang diduga ilegal itu.

"Tadi mengenai Garuda biarkan saja Bea Cukai melihat ada nggak kasus-kasus yang benar-benar seperti yang dilaporkan kalau benar harus dicopot. Yang lebih baik sebelum ketahuan mengundurkan diri, kita kaya samurai Jepang juga," kata Erick di Pacific Place, Jakarta Selatan, Rabu (4/12/2019).

Erick kembali menegaskan, akan mencopot direksi jika terbukti terlibat dalam penyelundupan itu.

"Tapi kalau benar. Kita juga mesti ada praduga tak bersalah, kalau benar kita copot," katanya.

Erick sendiri mengaku belum berencana merombak direksi Garuda. Dia juga enggan berkomentar lebih jauh soal masuknya barang-barang tersebut lantaran menunggu penyelidikan Bea dan Cukai.

"Saya belum ada rencana (rombak), kita lihat proses daripada yang sekarang ini, ya kita tunggu saja. Saya rasa Bu Sri Mulyani sudah menginstruksikan Kepala Bea Cukai melihat transparan mungkin dan beliau akan turun langsung," terangnya.

Penasaran siapa pemiliknya? Buka halaman berikutnya untuk cari tahu jawabannya.

Selanjutnya
Halaman
1 2
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com