Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 05 Des 2019 17:31 WIB

Nasib Operasional Garuda Pasca Dirut Terciduk Selundupkan Harley

Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Dok. Airbus Foto: Dok. Airbus
Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mencopot Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra alias Ari Askhara. Erick menyebut bahwa Harley Davidson adalah milik AA.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memerintahkan Dirjen Perhubungan Udara (Kemenhub) untuk berkoordinasi dengan Kementerian BUMN, mengingat sektor penerbangan berkaitan dengan Kemenhub.

"Kami akan tugaskan Dirjen Udara untuk berkoordinasi tentang bagaimana manajemen pengoperasian Garuda di hari mendatang," kita dia di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis (5/12/2019).



Jika Dirut Garuda Indonesia mengundurkan diri sebelum dilaksanakan proses Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), menurut Budi sesegera mungkin perlu ditunjuk Plt untuk kepentingan operasional. Itu menjadi wewenang Menteri BUMN.

Tapi dia menilai bahwa jika Ari Askhara mengundurkan diri sekalipun, direksi yang lain bisa memastikan operasional tetap berjalan lancar, sambil menunggu pengganti dirut.

"Saya pikir tidak (ganggu operasional), itu kan suatu organisasi yang besar sekali. Pasti Pak Erick juga menunjuk Plt-nya siapa, dan saya lihat bahwa direksi Garuda yang sekarang ini selain dirut memiliki kapasitas yang baik ya," terangnya.

"Saya pikir organisasi Garuda itu sangat mature ya. Jadi tidak tergantung seorang Presdir. Dengan penunjukan Plt mestinya bisa," tambahnya.



Simak Video "Ini Harley-Brompton Ilegal di Garuda yang Rugikan Negara Rp 1,5 M"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com