Singapura Akan Buka Statistik Dagang dengan RI Januari 2006

Singapura Akan Buka Statistik Dagang dengan RI Januari 2006

- detikFinance
Jumat, 18 Nov 2005 14:50 WIB
Busan - Pemerintah Singapura akhirnya bersedia buka-bukaan soal statistik perdagangannya dengan Indonesia secara rutin mulai Januari 2006. Semula negeri Singa ini enggan mengungkap data statistik perdagangannya dengan Indonesia yang menyebabkan munculnya ganjalan hubungan dua negara bertetangga ini.Data yang akan dibuka bukan hanya statistik perdagangan langsung, tetapi juga yang tergolong re-ekspor baik barang yang dikirimkan dari Indonesia ke negara ketiga lewat Singapura, dan sebaliknya. Demikian hasil dari pembicaraan bilateral antara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan PM Lee Hsien Loong yang berlangsung di sela-sela KTT APEC di Busan, Korea Selatan seperti dilaporkan wartawan detikcom, Luhur Hertanto, Jumat (18/11/2005)."PM Loong mengatakan akan mulai melaksanakannya (membuka statistik perdagangan dengan RI) mulai Januari tahun depan. Ini mencerminkan hubungan dua negara yang semakin baik. Ada pengertian lebih baik," kata Jubir Kepresidenan Dino Patti Djalal usai pertemuan tersebut.Menurut Dino, Indonesia berkepentingan dengan data tersebut untuk memastikan bahwa tidak ada penyelundupan baik dari dan ke Indonesia lewat Singapura. Selama ini muncul dugaan banyak terjadi penyelundupan, tetapi tidak terdeksi oleh aparat yang berwajib."Jadi ini tujuannya untuk ciptakan transparansi yang lebih jelas. Sudah lama masalah ini kita bahas," jelasnya. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads