10,5 Juta Keluarga Mengaku Miskin Daftar Ke BPS
Jumat, 18 Nov 2005 22:56 WIB
Jakarta - Zaman lagi susah begini dapat uang gratisan, siapa yang tidak ngiler? Keluarga yang mengaku miskin ramai-ramai mendaftar ke BPS. Mereka meminta dimasukkan sebagai daftar penerima Subsidi Langsung Tunai (SLT).Berdasarkan data BPS jumlah keluarga yang mendaftar ke posko SLT di seluruh Indonesia pada 1 Oktober hingga 31 Oktober 2005 sebanyak 10,5 juta keluarga. Nantinya 10,5 juta keluarga baru tersebut akan dilakukan verifikasi serta pencocokan dan penelitian ulang hingga akhir tahun 2005. "Untuk 10,5 juta keluarga baru yang mendaftar itu, itu baru yang mendaftar jadi belum tentu miskin," kata Kepala Badan Pusat Statistik Choril Maksum, seusai rapat evaluasi penyaluran kartu KKB dan rencana verifikasi di Hotel Golden, Jakarta, (18/11/2005). Tambahan 10,5 juta keluarga tersebut diluar 15,5 juta keluarga yang telah didaftar dan telah mendapatkan kartu SLT. Dikatakan Choril bahwa ke 10,5 juta keluarga baru yang tersebut tetap akan diverifikasi dan dilakukan pencocokan ulang melalui kriteria 14 variabel miskin. Untuk melakukan verifikasi 10,5 juta keluarga baru tersebut BPS membutuhkan tambahan dana sebesar Rp 65,7 miliar. Dana tersebut selain untuk melakukan verifikasi juga digunakan untuk pembiayaan pencetakan kartu SLT di Kantor Pos. "Tapi untuk pembayaran bantuan yang tiga ratus ribu per keluarga, itu belum termasuk, ini baru untuk mekanismenya saja," tukas Choril. Menurut Choril bahwa BPS belum dapat memprediksi jumlah keluarga baru yang akan mendapatkan kartu KKB dari pendaftar baru yang sebanyak 10,5 juta keluarga tersebut, karena verifikasi baru dilakukan pada tahap awal.
(ddn/)











































