Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 10 Des 2019 20:45 WIB

Ganti Bos, Bukalapak Bakal Setop Bakar Duit?

Vadhia Lidyana - detikFinance
Foto: Vadhia Lidyana/detikcom
Jakarta - Achmad Zaky resmi mundur dari start up e-commerce Bukalapak. Kini, ia pun telah digantikan oleh Rachmat Kaimuddin yang merupakan mantan Director of Finance and Planning OT Bank Bukopin. Usai mengundurkan diri, Zaky berpesan agar Bukalapak menghentikan praktik bakar uang.

Lantas, dengan penggantian CEO ini, apakah Bukalapak akan menghentikan praktik bakar uang tersebut?

Menjawab pertanyaan itu, Presiden dan Co-Founder BukaLapak Fajrin Rasyid mengatakan bahwa saat ini memang start up e-commerce tersebut akan fokus pada kinerja perusahaan yang berkelanjutan (sustainability) dan menciptakan pertumbuhan yang sehat.

"Kalau bicara setop bakar uang itu adalah sesuatu yang subyektif. Tapi kita pada intinya berfokus sustainability dan healthy growth," tutur Fajrin usai menghadiri acara penandatanganan kerja sama antara Bukalapak dan Kementerian Perdagangan (Kemendag), di Jakarta, Selasa (10/12/2019).

Menurutnya, sustainability dan healthy growth itu merupakan poin yang kini juga menjadi pertimbangan investor. Sehingga, tak lagi hanya berorientasi pada Gross Merchandise Value (GMV). GMV adalah total nilai penjualan seluruh barang di platform e-commerce selama kurun waktu tertentu.

"Kalau kita bicara soal investor, investor dulu bicaranya yang penting grow, grow, grow valuasi, ternyata sekarang juga peduli akan hal-hal seperti path to profitability, growth yang sehat, dan sebagainya. Jadi itu menurut kita adalah tren start up ke depan, termasuk di tahun 2020," jelas Fajrin.

Ia pun mengungkapkan bahwa perusahaannya juga akan mulai fokus pada orientasi perusahaan yang profitable dalam waktu dekat.

"Dalam waktu dekat, tapi saya tidak bisa sebut," ujarnya.
Selanjutnya
Halaman
1 2
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com