Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 11 Des 2019 06:46 WIB

Sederet Kebijakan 'Kejam' Ari Askhara di Garuda Mulai Dicabut

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Foto: Dikhy Sasra Foto: Dikhy Sasra
Jakarta - Manajemen PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) mulai mencabut kebijakan yang dinilai 'kejam' oleh awak kabin. Kebijakan itu salah satunya ialah tugas pergi pulang (PP) penerbangan jarak jauh alias tidak menginap.

Kebijakan tersebut lahir kala Ari Askhara menjabat sebagai Direktur Utama. Ari sendiri belum lama dicopot dari jabatannya itu karena terjerat skandal Harley Davidson.

"Flight dimaksud per hari ini sudah kita kembalikan seperti semula. Hal-hal lain sedang akan kami review," kata Vice President (VP) Awak Kabin Garuda Indonesia Roni Eka Mirsa kepada detikcom lewat pesan singkat, kemarin (10/12/2019).

Dia menuturkan, dikembalikannya kebijakan seperti semula ialah para awak kabin bisa menginap untuk penerbangan jarak jauh. Sementara untuk kebijakan yang dianggap kejam lainnya akan dikaji.

"Akan kembali menginap seperti semula," ujarnya.

Apa saja daftar kebijakan yang 'kejam' tersebut?

Sederet Kebijakan 'Kejam' Ari Askhara di Garuda Mulai Dicabut

Selanjutnya
Halaman
1 2
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com