Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 11 Des 2019 15:02 WIB

Wishnutama Buru Perusahaan Aplikasi Asing yang Keruk Duit di RI

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Agung Pambudhy Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Besarnya penduduk dengan perkembangan akses internet yang mulai meluas menjadi Indonesia sebagai pasar yang menarik bagi perusahaan aplikasi, termasuk aplikasi asing. Tapi tidak sedikit dari mereka yang hanya mengambil untung tapi tidak mendirikan usaha di Indonesia

Hal itu juga menarik perhatian Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama. Dia menekankan bahwa pemerintah akan berburu perusahaan aplikasi asing yang menarik untung di Indonesia agar berinvestasi di Indonesia.

"Aplikasi asing dengan jumlah pengguna atau revenue tertentu di Indonesia diharapkan nantinya memiliki badan hukum dan melakukan investasi langsung di Indonesia," ujarnya dalam acara Indonesia Innovation Forum di Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Rabu (11/12/2019).

Untuk melakukan hal itu, Wishnutama mengaku akan bekerjasama dengan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo).


Menurutnya hal itu penting dilakukan. Sebab para startup Indonesia yang juga kebanyakan berkecimpung di dunia aplikasi akan sulit bersaing dengan perusahaan aplikasi asing. Untuk itu perlu dibuat kesetaraan dalam hal lapangan persaingan.

"Sehingga ke depan kita bisa menciptakan kompetisi yang fair. Bukan hanya antara aplikasi asing dan lokal tapi juga subsektor ekonomi kreatif lainnya," tuturnya.

Lagi pula, kata Wishnutama, dunia digital sebenarnya bukan hanya perkara teknologi. Hal yang jauh lebih penting dalam perkembangan dunia digital adalah masyarakat sendiri yang menjadi target pelayanan. Nah Indonesia memiliki faktor penting itu.



Simak Video "Wishnutama Tekan Aplikasi Asing Berinvestasi Langsung di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(das/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com