Mau Cabut Larangan Ekspor Benih Lobster, Edhy Prabowo: Bikin Polemik

Mau Cabut Larangan Ekspor Benih Lobster, Edhy Prabowo: Bikin Polemik

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Kamis, 12 Des 2019 20:30 WIB
Mau Cabut Larangan Ekspor Benih Lobster, Edhy Prabowo: Bikin Polemik
Foto: Anisa Indraini detikcom
Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menegaskan bahwa aturan soal larangan ekspor benih lobster sudah tidak bisa lagi dipertahankan. Menurutnya aturan ini menimbulkan polemik di masyarakat.

"Masih kita gunakan keputusan lama kok, tapi ini kan nggak bisa kita pertahankan terus. Wong polemiknya masih berkelanjutan. Kalau gitu, apa bedanya ada menteri baru sama tidak ada menteri baru? Saya tidak bicara menteri yang dulu-dulu itu tidak bagus, nggak," ucap Edhy di Kantor Kemenko Maritim dan Investasi, Jakarta Pusat, Kamis (12/12/2019).

Untuk itu dia mengatakan bahwa kini dia sedang mencari jalan keluar polemik yang terjadi karena benih lobster. "Saya mau bicara ini ada jalan keluar yuk kita cari," tegasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Soal budidaya lobster menurutnya saat ini masyarakat terbagi dua ada yang ingin dibudidayakan, di sisi lain ada yang ingin bisa diekspor benihnya. Edhy juga bercerita sampai saat ini di Indonesia harapan hidup benih lobster untuk berkembang hanya 1%.

"Wacana memang banyak, ada yg ingin bagaimana lobster ini dibudidayakan di Indonesia, ada yang ingin bisa diekspor. Lobster itu dalam pelaksanaannya, yang hidup itu dari total yang ada nggak lebih dari 1%, bahkan ada yang hitung 0,25%," kata Edhy.

Dia mengungkapkan rencananya, menurutnya nanti semua lobster tetap dibudidayakan di Indonesia, yang dibudidayakan nanti akan dikembalikan ke alam lobster usia 4 bulan sebanyak 5% dari total populasinya. Namun kalau nyatanya tidak terlalu menghasilkan maka keran ekspor dibuka.

"Ada dua keseimbangan yang muncul. Nanti dari misalnya kita budidayakan di Indonesia, semuanya, misalnya. Atau kalau misal nggak bisa kita kasih kuota ke luar (ekspor). Ini kan baru masukan-masukan. Nah dari semua yang dibudidaya, 5% kita kembalikan lagi ke alam setelah sedikit besar, mungkin 3-4 bulan," ucap Edhy.


Mengenai kritik yang menghampiri Edhy soal kebijakan lobsternya, dia menanggapinya santai. Menurutnya memang semua orang butuh masukan.

"Nggak ada masalah. Saya pikir ini masukan dan saya butuh masukan ini kan banyak. Kita kan lihatnya dari dua sisi, ya nggak bisa juga dengan alasan lingkungan berkelanjutan tapi menghambat kemajuan, tapi kemajuan meninggalkan lingkungan juga tidak baik," ucap Edhy.


(dna/dna)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads