Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 13 Des 2019 17:31 WIB

Anak Usaha BUMN Dibikin untuk Tampung Pensiunan

Anisa Indraini - detikFinance
Foto: Zaki Alfarabi/Tim Infografis Foto: Zaki Alfarabi/Tim Infografis
Jakarta - Terungkapnya banyak anak dan cucu dari perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sedang menjadi sorotan. Pasalnya, banyak dari anak usaha tersebut yang di luar bisnis inti perusahaan.

Mantan Sekretaris Menteri BUMN Said Didu mengungkap alasan banyaknya anak usaha BUMN. Ia menyebut, dibuatnya anak usaha BUMN tidak jarang hanya untuk penampungan pensiunan.

"(Anak usaha BUMN) sering dijadikan tempat untuk transfer pricing. Biasanya pensiunan untuk mensuplai ke BUMN," kata Said saat dihubungi detikcom, Jumat (13/12/2019).
Said menjelaskan, banyak anak perusahaan BUMN yang tidak berkontribusi apapun karena memang dibentuknya perusahaan tersebut hanya untuk 'koperasi' karyawan pensiunan.

Koperasi di sini maksudnya adalah organisasi ekonomi yang dioperasikan oleh sekelompok orang demi kepentingan bersama.

"Jadi istilahnya kayak hanya koperasi karyawan saja karena itu memang tempat-tempat orang pensiunan," ujar dia.


Simak Video "BUMN Berniat Gabungkan Holding Rumah Sakit Plat Merah"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com