Mentan Lega Atas Keputusan Menolak Impor Beras
Selasa, 22 Nov 2005 01:15 WIB
Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Anton Apriantono mengaku lega atas keputusan untuk menolak mengimpor beras. Keputusan ini dihasilkan dalam rapat kerja (raker) dengan Komisi VI DPR."Saya lega atas keputusan ini. Ini membuktikan Komisi VI telah mengakomodasi dan memecahkan masalah," kata Mentan usai raker di Gedung MPR/DPR Senayan, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (22/11/2005).Sebelumnya, Pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk impor beras dari Vietnam sebanyak 70.050 ton. Namun Mentan menjelaskan bahwa keputusan tersebut sudah benar."Kita kan punya bukti-bukti ke arah sana dengan melihat persediaan yang cukup. Hingga keputusan impor ini merupakan masalah lain di luar masalah produksi," jelas Mentan.Ketika ditanya mengenai keberadaan 70 ribu ton beras tersebut, Mentan mengusulkan agar beras tersebut dimasukkan ke jalur merah. "Itu kenyataan yang sudah terjadi. Saya sudah cek ke petugas karantina di 8 pelabuhan tujuan kedatangan beras impor bulog tersebut sampai siang hari ini belum ada beras yang masuk. Jadi anda harus cek ke bulog apakah benar beras sudah masuk ke Indonesia," paparnya.Sementara itu, Dirut Bulog Widjanarko Puspoyo menyatakan dari 70.050 ton beras yang diijinkan masuk ke Indonesia pada 15 november 2005 sebanyak 68.900 ton sudah masuk ke 8 pelabuhan tujuan bulog.
(ary/)











































