Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 25 Des 2019 20:01 WIB

Ngotot Ekspor Benih Lobster, Edhy Prabowo: Ada Masyarakat yang Lapar!

Soraya Novika - detikFinance
Foto: Anisa Indraini detikcom
Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo memastikan bakal tetap membuka keran ekspor benih lobster meski mendapat penolakan dari berbagai pihak. Menurutnya, hal itu penting lantaran banyak nelayan yang hidupnya bergantung pada budidaya komoditas satu ini.

"Jangan melihat dari satu sudut pandang saja ya. Saya ingin buka kembali ekspor ini karena ada masyarakat kita yang lapar gara-gara dilarang, gara-gara ada peraturan ini (larangan penangkapan benih lobster). Ini yang harus dicari jalannya, saya enggak benci dengan kebijakan yang dulu, tapi saya hanya ingin mencari jalan keluar, bagaimana masyarakat nelayan bisa terus hidup dan tersenyum," ujar Edhy saat ditemui di kediaman Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Jakarta, Rabu (25/12/2019).

Sebagaimana diketahui, keputusan Edhy membuka keran ekspor benih lobster cukup kontroversial sebab bertolak belakang dengan menteri sebelumnya, Susi Pudjiastuti.

Saat menjabat, Susi sempat mengeluarkan Permen KP nomor 1 Tahun 2015 yang melarang ekspor sekaligus penangkapan benih lobster dengan alasan ingin meningkatkan nilai tambah lobster sekaligus mencegah ajang ambil untung yang kerap dilakukan negara tetangga seperti Vietnam. Lantas, langkah Edhy dinilai berbagai pihak tidak berdasar sama sekali.

Anggapan itu sontak dibantah oleh Edhy, menurutnya, keputusannya itu bukan bermaksud untuk mengeksploitasi alam tanpa batasan. Sebab, kembali dibukanya ekspor ini justru untuk memastikan keberlangsungan industri kelautan tetap berjalan.
Selanjutnya
Halaman
1 2
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com