Edhy Prabowo Mau Batalkan Ekspor Benih Lobster, Ekonom: Keputusan Tepat!

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Kamis, 26 Des 2019 12:41 WIB
Foto: Dok. KKP
Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo memastikan tak meneruskan wacana ekspor benih lobster. Hal itu disampaikan Edhy saat menemui nelayan dan pembudi daya lobster di Lombok, NTB, Kamis (26/12/2019).

Terkait hal itu, Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Rusli Abdullah menilai keputusan itu tepat. Ia mengatakan pelarangan ekspor benih lobster yang sudah dilakukan bisa meningkatkan kinerja ekspor lobster itu sendiri.

"Pertama keputusan tepat saat ini. Kenapa demikian? Karena selama lima tahun terakhir penghentian larangan ekspor benih lobster ini telah meningkatkan nilai ekspor dari US$ 7 juta ke US$ 24 juta," katanya kepada detikcom, Kamis (26/12/2019).


"Ada peningkatan hampir tiga kali ekspornya, ada peningkatan ekspor hampir 4 kali lipat dari US$ 7 juta menjadi US$ 24 juta itu US$7 juta tahun 2014. US$ 24 itu tahun 2018," ungkapnya.

Ia mengatakan, nilai ekspor melonjak tajam karena komoditas memiliki nilai tambah. Berbeda dengan ekspor lobster yang masih berupa benih.

"Kenapa nilai ekspor meningkat, karena memang ada value added tercipta, yang cuma diekspor benih harganya rendah, gede harganya berlipat," imbuhnya.


Dia melanjutkan, yang menjadi persoalan saat ini adalah permintaan pasar yang besar. Di sisi lain, Indonesia masih mengandalkan lobster sebagai tangkapan dari laut saja.

"Selama ini mengandalkan ditangkap (tangkapan alam). Selama ini kan budidaya, lebih banyak budi daya daripada tangkap," tutupnya.


Edhy Prabowo Mau Batalkan Ekspor Benih Lobster, Ekonom: Keputusan Tepat!


Simak Video "KIARA Gelar Aksi 'Segel KKP' Protes Kebijakan Edhy Prabowo"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)