Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 27 Des 2019 10:11 WIB

Ada Pro dan Kontra, Rencana Ekspor Benih Lobster Masih Ditimbang

Vadhia Lidyana - detikFinance
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo/Foto: Pradita Utama
Lombok Timur - Rencana membuka keran ekspor benih lobster yang disuarakan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo masih dalam tanda tanya. Faktanya, rencana tersebut ditolak keras oleh pembudi daya lobster di Kabupaten Lombok Timur.

Namun di lain tempat, pelarangan ekspor benih lobster dikecam keras oleh nelayan di Kabupaten Lombok Tengah.

Edhy kemarin memang seharian penuh melakukan kunjungan kerja ke Lombok, Nusa Tenggara Barat. Kunjungan kerja pertamanya di Lombok diawali dengan menyambangi kawasan Telong Elong, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur pada pukul 8.24 WITA.

Di Telong Elong, Edhy bertemu dengan nelayan pembudi daya lobster yang menolak rencana pembukaan ekspor benih lobster. Pasalnya, jika ekspor benih dibuka, maka pembudi daya lobster tak akan bisa menjual panen lobsternya.

Menanggapi keluhan itu, Edhy yang terkejut melihat kemampuan masyarakat Telong Elong membudidayakan lobster berkata akan menahan ekspor benih lobster.

"Kalau untuk sampai ekspor ke luar negeri jangan, kita tahan. Kita tahan dulu," kata Edhy di Telong Elong, Kamis (27/12/2019).

Edhy mengutarakan, pihaknya akan mengutamakan pembesaran benih lobster dengan budi daya.

"Intinya kita fokuskan di dalam negeri dan membesarkan. Karena ternyata beliau-beliau bisa. Jadi kita harapkan ke depan, Kabupaten ini, Lombok Timur dan Kabupaten lainnya ini akan menjadi tempatnya pembesaran sampai ke budi daya lobster, kita akan fokus. Karena kita punya ahli banyak, jangan khawatir," imbuh Edhy.
Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "Penyelundupan Benih Lobster Rp 66 Miliar ke Singapura Digagalkan!"
[Gambas:Video 20detik]
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com