Ojol Makin Banyak di RI, Siapa Bakal Menang?

Anisa Indraini - detikFinance
Minggu, 29 Des 2019 21:00 WIB
Foto: Tim Infografis: Luthfy Syahban
Jakarta - Keberadaan Gojek dan Grab di Indonesia ditantang oleh kemunculan perusahaan transportasi online asal Rusia, Maxim. Hal itu menambah daftar layanan transportasi online di Indonesia.

Dari penyedia layanan jasa transportasi online yang sudah ada saat ini, siapa yang bakal menang?

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Ahmad Heri Firdaus mengatakan, pemenang persaingan transportasi online ditentukan oleh konsumen itu sendiri.

"Pemenangnya itu nanti pasar yang akan menentukan persaingan di lapangan," kata Heri saat dihubungi detikcom, Minggu (29/12/2019).


Untuk memenangkan persaingan, pemain harus bisa berinovasi dan menciptakan kreatifitas agar bisa menarik hati konsumen. Siapa yang paling bisa memanjakan konsumen, dia lah pemenangnya.

"Yang jelas untuk memenangkan persaingan dibutuhkan yang namanya kemampuan inovasi yang dinamis, sehingga hal itu membuat kemudahan bagi konsumen. Kalau tidak mampu inovasi, nggak bisa ngambil hati konsumen ya lama-lama akan hilang sendiri cuma numpang lewat doang," ujarnya.


Selain itu, dibutuhkan modal yang besar untuk bisa bersaing.

"Karena kita tahu bahwa industri ini juga mereka memberikan semacam stimulus kepada konsumen agar mau menggunakan platform digitalnya dan ini yang diperlukan bagi investor modal yang besar," ungkapnya.

Simak Video "Ojol Boleh Bawa Penumpang Saat PSBB, Ini Respons Grab dan Gojek"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)