Heboh! Imbas Tiket Pesawat Mahal Merembet ke Mana-mana

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Selasa, 31 Des 2019 06:50 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Jumlah mobil masuk Bali membludak di musim libur Natal dan tahun baru. Bahkan lonjakannya tercatat hingga 40%, tiket pesawat mahal dituding jadi biang keladinya. Banyak masyarakat mengalihkan transportasinya ke Bali naik mobil.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Badung AA Ngurah Rai Yuda Darma, lonjakan kendaraan ini terjadi karena tiket pesawat yang masih mahal, sehingga masyarakat beralih naik mobil untuk liburan.

"Peningkatannya diperkirakan 40% yang diperkirakan disebabkan oleh jalan tol yang baru dan tiket pesawat masih mahal sehingga yang berlibur tahun baru ke Bali banyak membawa kendaraan pribadi," kata dia, Minggu (29/12/2019).

Ternyata bukan cuma tiket pesawat mahal yang membuat lonjakan mobil di Bali. Pengamat penerbangan Alvin Lie, menyatakan banyak faktor yang membuat lonjakan jumlah mobil di Bali saat liburan.

Salah satunya, menurut Alvin dikarenakan sudah ada tol Trans Jawa yang berikan kemudahan untuk menempuh perjalanan dengan mobil.

"Lihat dong kenapa orang berbondong naik mobil? Karena sudah ada Tol Trans Jawa, banyak orang sekarang mau apa-apa naik mobil karena memang udah mudah," jelas Alvin saat dihubungi detikcom, Senin (30/12/2019).

Bukan cuma itu, menurutnya wisatawan ke Bali bukan cuma memikirkan harga tiket pesawat saja. Untuk menginap misalnya, harga hotel di Bali menurut Alvin cukup tinggi juga. Belum lagi kalau mau berlibur mesti menyewa mobil.

Hal ini membuat banyak orang memilih naik mobil ke Bali agar bisa menekan biaya liburan.

"Orang berlibur itu kan bukan cuma tiket (pesawat), lihat juga dong tarif hotel di Bali juga mahal-mahal lho. Belum kalau sewa mobil juga berapa mahalnya, maka dilihat juga orang kenapa bawa mobil sendiri," papar Alvin.

Sebetulnya bukan cuma 'banjir mobil'. Masih ada dampak lain yang lebih parah karena tiket pesawat mahal, apa itu?
Selanjutnya
Halaman
1 2 3