Basuki Sebut Mandeknya Normalisasi Ciliwung Jadi Penyebab Banjir

Soraya Novika - detikFinance
Rabu, 01 Jan 2020 19:26 WIB
Foto: Basuki Hadimuljono(Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengungkapkan penyebab terjadinya banjir DKI Jakarta. Sebelumnya, Basuki bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Kepala BNPB Doni Monardo melakukan tinjauan udara untuk melihat 130 titik banjir se-Jabodetabek.

Menurut Basuki, faktor utama terjadinya banjir awal tahun ini adalah karena curah hujan yang terbilang cukup tinggi ketimbang biasanya.

"Curah hujan yang tinggi, bayangkan ya normalnya itu biasanya 50-100 milimeter (mm), ini menurut BMKG, itu saja sudah lebat. Sedangkan yang sekarang terjadi mencapai 377mm. Jadi bisa dibayangkan lebatnya dan itu panjang dari tadi malam sampai tadi pagi," ungkap Basuki ditemui di Monas, Jakarta Pusat, Rabu (1/1/2020).


Ia menegaskan bahwa yang ia sampaikan bukanlah pembelaan semata, namun memang demikian kenyataan yang terjadi.

"Ini bukan excuse, tapi ini memang karena curah hujan yang tinggi," tegasnya.

Guna meminimalisir dampak banjir, Basuki bersama pihak lainnya mengaku sudah menyiapkan pompa penyedot air.

"Pompa-pompa sudah disiapkan oleh Pemprov DKI dan mobil pompa juga sudah dikerahkan," sambungnya.

Klik halaman berikutnya >>>


Simak Video "Aksi Seru Menteri PUPR Basuki Juarai Pertandingan Badminton"
[Gambas:Video 20detik]