Basuki Sedih Normalisasi Kali Ciliwung Berhenti Sejak 2018

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Kamis, 02 Jan 2020 07:01 WIB
Basuki Sedih Normalisasi Kali Ciliwung Berhenti Sejak 2018. Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Banjir besar melanda Jakarta di awal tahun baru 2020 ini. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengeluhkan normalisasi Kali Ciliwung yang mandek.

Menurutnya, hanya 16 km bantaran kali yang sudah selesai normalisasi, padahal panjang total kali sekitar 33 km. Meski masih panjang, menurut Basuki proyek malah mandek tidak berjalan.

Hal ini juga dibenarkan oleh Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung-Cisadane Bambang Hidayah. Menurutnya memang sejak 2018 proyek normalisasi Ciliwung sudah vakum, alias berhenti sementara.

"Sejak 2018 sampai dengan sekarang kegiatan normalisasi Sungai Ciliwung vakum," kata Bambang lewat pesan singkat kepada detikcom, Rabu (1/1/2019).

Menurutnya proyek normalisasi ini terhambat karena masih ada lahan yang belum dibebaskan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Setidaknya ada 17,5 km bantaran kali yang belum dinormalisasi.

"Iya kami belum bisa melanjutkan normalisasi sungai Ciliwung, masih 17,5 km lagi karena lahannya belum bebas. Masih menunggu pembebasan lahan oleh Pemprov DKI," jelas Bambang.


"Kami akan koordinasi terus dengan Pemprov," lanjutnya.

Sebagai informasi, normalisasi Kali Ciliwung dari Jakarta Outer Ring Road (JORR) sampai Manggarai merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Pusat untuk mengendalikan banjir Jakarta.

Sedangkan dari hulu ke hilir, pemerintah mengadakan pembangunan bendungan kering Ciawi dan Sukamahi.



Simak Video "Banjir di Jalan Jatinegara Barat, Perahu Karet dan Mesin Pompa Dikerahkan"
[Gambas:Video 20detik]
(ang/ang)