Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 03 Jan 2020 07:36 WIB

Harga Rokok Naik, Jadi Berapa Sekarang?

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Harga Rokok Naik, Jadi Berapa Sekarang? Foto: Thinkstock
FOKUS BERITA Harga Rokok Naik!
Jakarta - Pemerintah telah resmi menetapkan kebijakan kenaikan tarif cukai hasil tembakau (CHT) atau cukai rokok sebesar 23% dan harga jual eceran (HJE) sebesar 35%.

Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 152 Tahun 2019 tentang tarif cukai hasil tembakau, keputusan tersebut mulai berlaku kemarin, tepatnya 1 Januari 2020.

Kenaikan tarif cukai rokok terbesar yakni ada pada jenis rokok Sigaret Putih Mesin (SPM) yaitu sebesar 29,96%. Untuk cukai rokok jenis Sigaret Kretek Tangan Filter (SKTF) naik sebesar 25,42%, Sigaret Kretek Mesin (SKM) 23,49%, dan Sigaret Kretek Tangan (SKT) 12,84%.

Menurut penelusuran detikcom, harga rokok pun memang mulai naik, bahkan sudah bertahap meroket sejak bulan Desember.

"Rokok Marlboro paling tinggi biasa jual Rp 23 ribu, mahal-mahalnya Rp 25 ribu lah. Ini udah Rp 27-28 ribu, kalau saya belanja sekarang bisa Rp 30 ribu lebih kali saya jual," ungkap Bahman, salah satu pemilik warung di sekitar Tangerang Selatan kepada detikcom.

Bukan cuma di warung, beberapa minimarket pun menyesuaikan harga rokok. Meski hari ini belum ada penyesuaian harga, selama sebulan terakhir harga rokok sudah sekali naik.

"Hari ini belum ada penyesuaian ya, cuma ya sebulan terakhir ada sekali kenaikan harga rokok," ungkap seorang kasir yang tidak ingin disebutkan namanya di salah satu minimarket di Tangerang Selatan.

"Kemungkinan kalau ada barang baru ya bisa naik lagi harga rokok," lanjutnya.

Lantas berapa harga rokok sekarang?
Selanjutnya
Halaman
1 2
FOKUS BERITA Harga Rokok Naik!
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com