Ekspor RI ke Rusia Naik 62,4%

Hingga September 2005

Ekspor RI ke Rusia Naik 62,4%

- detikFinance
Rabu, 23 Nov 2005 16:06 WIB
Jakarta - Sepanjang periode Januari-September 2005, nilai ekspor Indonesia ke Rusia melonjak 62,4 persen atau naik 93,32 juta menjadi sebesar US$ 242,92 juta dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.Nilai ekspor ini telah melampaui total ekspor Indonesia ke Rusia sepanjang tahun 2004 yang sebesar US$ 220,48 juta.Demikian penjelasan Atase Perdagangan Kedutaan Besar RI (KBRI) di Moskow, Rusia, Radu Malem Sembiring dalam penjelasan tertulis, Rabu (23/11/2005).Beberapa komoditi yang mengalami kenaikan adalah minyak nabati naik sebesar US$ 50,83 juta (93,87%) menjadi US$ 104,98 juta, mesin dan alat listrik naik US$ 11,93 juta (69,68%) menjadi US$ 29,05 juta.Teh naik US$ 6,28 juta (40,26%) menjadi US$ 21,88 juta, tembakau naik US$ 5,03 juta (81,13%) menjadi US$ 11,23 juta, alas kaki naik US$ 3,68 juta (62,59%) menjadi US$ 9,56 juta.Kakao dan olahan kakao naik US$ 2,44 juta (47,10%) menjadi US$ 7,62 juta, mesin dan pesawat mekanik naik US$ 0,72 juta (11,56%) menjadi US$ 6,95 juta.Pakaian rajutan naik US$ 2,33 juta (65,27%) menjadi US$ 5,9 juta, dan karet alam naik US$ 4,25 juta (142,33%) menjadi US$ 4,58 juta.Indonesia merupakan negara pengekspor terbesar ketiga di antara negara ASEAN setelah Thailand dan Malaysia.Menurut Sembiring, neraca perdagangan Indonesia dan Rusia selalu mengalami surplus untuk Indonesia, kecuali tahun 2003.Pada tahun 2003, neraca perdagangan Rusia surplus US$ 55,81 juta karena adanya perjanjian imbal dagang pembelian 4 pesawat Sukhoi dan 2 helikopter senilai US$ 166,9 juta.Sedangkan komoditas Indonesia yang dibeli Rusia saat itu berupa minyak kelapa sawit dan turunannya, namun komoditi itu tidak masuk ke pasar Rusia karena dijual lagi ke negara lain. (ir/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads