Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 06 Jan 2020 20:37 WIB

Mentan Klaim Harga Pangan Stabil Pascabanjir Jabodetabek

Vadhia Lidyana - detikFinance
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo/Foto: Muhammad Ridho
Jakarta - Di awal tahun 2020, banjir melanda beberapa wilayah di Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten. Banjir besar itu sempat menghambat aktivitas masyarakat, termasuk lalu-lalang kendaraan untuk aktivitas ekonomi.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan harga pangan terpantau stabil meski ada banjir di awal 2020. Jika ada kenaikan harga, itu terjadi karena kenaikan permintaan pada bahan pangan.

"Ya semua kondisi harga aman-aman saja ya. Fluktuasinya harga yang meningkat itu sesuai kebutuhan saja, supply dan demand yang masih normatif," Syahrul di Auditorium BPK RI, Jakarta, (6/1/2020).


Pihaknya juga terus memantau distribusi pangan. Sejauh ini, distribusi komoditas yang terhambat tak menyebabkan kenaikan harga komoditas pangan.

"Pergerakan sampai hari ini adalah pergerakan yang normatif (normal). Belum ada pergerakan yang cukup mengkhawatirkan," jelas dia.

Bahkan, ia mengatakan, jika ada kenaikan harga sejauh ini bukan karena banjir.

"Walaupun ada pergerakan yang ke atas tentu saja karena ada supply chain yang terjadi. Tetapi secara umum katakanlah stik yang harusnya terjadi di lapangan berada dalam kontrol yang cukup," tutur Syahrul.


Ia pun menyampaikan, saat ini pihaknya intens memantau pergerakan harga pangan dan distribusi.

"Semua unit kerja pertanian harus berada di lapangan memantau bagaimana pergerakan distribusi. Kita berharap tidak ada distribusi yang terganggu," pungkasnya.

Mentan Klaim Harga Pangan Stabil Pascabanjir Jabodetabek


Simak Video "Hujan Deras Semalaman, Permukiman di Jaktim dan Jakbar Banjir"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
Drooftalk
×
GADUH KERAJAAN GALUH
GADUH KERAJAAN GALUH Selengkapnya