Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 13 Jan 2020 13:44 WIB

Mau Bagi-bagi Lahan 12,7 Juta Ha, Pemerintah Gandeng Startup

Soraya Novika - detikFinance
Menkop UKM Soraya Novika/Foto: Mardi Rahmat/20 detik
Jakarta - Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) menggandeng sejumlah perusahaan rintisan atau start up sektor pertanian dan perikanan untuk ikut membantu mengelola lahan perhutanan sosial. Tujuannya agar lahan-lahan yang dibagikan pada masyarakat sekitar, bisa berkembang menjadi skala bisnis, bahkan bisa melakukan ekspor.

"Kami di Kemenkop dan UKM dititipi mengelola program pemanfaatan lahan perhutanan sosial, untuk itu kita tarik ketiga startup tersebut untuk membantu program itu supaya tanah-tanah yang nanti dibagikan petani bisa dikelola dalam skala bisnis hingga ekspor," ujar Menkop dan UKM Teten Masduki di Gedung , di Jakarta, Senin (13/1/2020).

Untuk diketahui, pemerintah menargetkan bakal membagikan lahan Hak Guna Usaha (HGU) seluas 12,7 juta hektare (ha) untuk dijadikan perhutanan sosial. Di mana 9 juta ha lahan di antaranya khusus untuk reforma agraria.

Untuk itu, melalui kerja sama pemerintah dan swasta, pemerintah ingin mengoptimalkan produktivitas lahan-lahan tersebut. Lewat program tersebut, menurut Teten, setiap Kepala Keluarga (KK) masing-masingnya akan menerima 2 ha lahan selama lebih kurang 35 tahun.

"Mereka akan kita dorong mengoptimalkan lahannya, di setiap 50 atau 100 hektar, petani itu bisa memanfaatkan lahannya dalam skala bisnis. Para start up ini kan tahu soal supply dan demand di pasar, saya juga berharap start up ini bisa menjadi offtaker (pembeli) untuk produksi yang dihasilkan petani penggarap pemanfaatan kehutanan sosial," sambungnya.

Teten mengklaim sudah mengumpulkan kelompok-kelompok penerima perhutanan sosial, dan mencari pihal yang bisa memberikan masukan bisnis model apa yang menguntungkan khususnya di sektor agribisnis dan hortikultura, bukan lagi komoditi primer, bagaimana pembiayaannya dan apa yang dibutuhkan pasar.

"Fokus saya dalam pemanfaatan perhutanan sosial ini adalah bagaimana mengembangkan bisnis model dan wirausaha. Bagaimana mereka punya usaha dalam skala bisnis. Saya butuh masukan dari teman startup apa yg diperlukan untuk meningkatkan usaha para petani penerima lahan," jelasnya.

Bagaimana respons startup? Klik halaman selanjutnya

Selanjutnya
Halaman
1 2
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com