Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 13 Jan 2020 21:15 WIB

Irfan Setiaputra Dikabarkan Jadi Bos Garuda, Ini Kata BUMN

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Foto: Tim Infografis/Mindra Purnomo Foto: Tim Infografis/Mindra Purnomo
Jakarta - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSL) PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk akan digelar 22 Januari 2020 mendatang dengan agenda perubahan pengurus perusahaan. Salah satu nama yang santer dikabarkan menjadi Direktur Utama Garuda ialah mantan Direktur Utama PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) atau PT INTI, Irfan Setiaputra.

Saat dikonfirmasi perihal tersebut, Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga meminta agar menunggu RUPSLB.

"Nanti kita lihat," katanya di Kementerian BUMN Jakarta Pusat, Senin (13/1/2020).


Yang pasti, kata dia, kementerian akan mencari direksi yang terbaik. Pihaknya juga akan mencari sosok yang tidak terkontaminasi.

"Garuda tunggu tanggal 22 Januari, kan masih lama. Yang pasti kita cari yang terbaik, tidak kontaminasi banyak hal, yang bisa membuat Garuda terbang tinggi, melejit dan tidak rugi," paparnya.

Arya juga memberi sinyal adanya perubahan susunan komisaris. Dia bilang, ada penyegaran di dewan komisaris.

"Komisaris ada, ya ada sedikit-sedikit penyegaran," ungkapnya.


Sementara Irfan saat dikonfirmasi enggan berkomentar banyak. Menurut Irfan, hal itu terlalu dini untuk dibicarakan.

"No comment, no comment. Saya sudah ditanyai, saya bilang masih terlalu dini, belum bicara-bicara di situ jadi no comment dulu lah," katanya.

Simak Video "BUMN Berniat Gabungkan Holding Rumah Sakit Plat Merah"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com