Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 14 Jan 2020 20:15 WIB

Sri Mulyani Kesal Duit Daerah Ratusan Triliun Rupiah Nganggur

Trio Hamdani - detikFinance
Ilustrasi uang tunai/Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kesal lantaran masih ada dana daerah yang menganggur di rekening kas umum daerah (RKUD). Totalnya mencapai Rp 186 triliun per November 2019, Padahal bila digunakan bisa memberikan manfaat bagi daerah.

Menurut Sri Mulyani pemerintah rajin melakukan transfer dana ke daerah, namun begitu sampai di daerah hanya mengendap di rekening.

"Padahal kan setiap rupiah kalau bisa dibelanjakan bisa meningkatkan kegiatan di daerah. Kita lihat masih banyak, hingga November masih ada Rp 186 triliun rekening daerah bulan November. Jadi di satu sisi kami ngambil banyak, transfer rajin, sampai sana pindah lagi ke akun bank saja, nggak dipakai " kata Sri Mulyani dalam rapat kerja dengan Komite 4 DPD RI di Kompleks DPR RI, Jakarta, Selasa (14/1/2020).


Tentu saja Sri Mulyani selaku bendahara Negara menyoroti masalah ini. Dia tak ingin dana yang ditransfer ke daerah malah nganggur di rekening.

"Ini yang mungkin jadi satu pemikiran kita. Bahkan pada bulan-bulan sebelum Oktober itu akunnya bisa mencapai di atas Rp 200 triliun, Rp 220 triliun di rekening daerah," tambahnya.

Sebelumnya Dirjen Perimbangan Keuangan Astera Primanto Bhakti mengatakan dana belanja yang mengendap berasal dari banyak daerah.

"Data simpanan pemda ini data gelondongan. Jadi memang kalau dicari daerah paling banyak ya daerah yang punya anak banyak, itu biasanya jumlahnya besar," kata Prima di gedung Djuanda I Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Kamis (19/12/2019).



Simak Video "Sri Mulyani soal Banjir: Kita Berupaya Agar Kerugian Bisa Diminimalkan"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com