Jokowi soal Tekor Neraca Dagang: Bertahun-tahun Tak Bisa Diselesaikan!

Hendra Kusuma - detikFinance
Kamis, 16 Jan 2020 12:36 WIB
Foto: Andhika Prasetia/detikcom
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengeluhkan masalah defisit transaksi berjalan (current account defisit/CAD) dan defisit perdagangan. Hal itu disampaikannya saat menjadi pembicara kunci di acara pertemuan tahunan industri jasa keuangan tahun 2020 di grand ballroom, The Ritz Carlton Pacific Place (PP), Jakarta, Kamis (16/1/2020).

Acara tersebut dihadiri oleh seluruh pelaku industri jasa keuangan, mulai dari pasar modal, perbankan, asuransi, dan beberapa kepala daerah.

"Kita miliki persoalan yang sudah sering saya sampaikan yang bertahun-tahun tidak bisa kita selesaikan, yaitu defisit transaksi berjalan dan defisit neraca perdagangan," kata Jokowi.

Dia menjelaskan bahwa permasalahan utama CAD dan tekor neraca perdagangan adalah ruwetnya aturan di tanah air, mulai dari undang-undang, peraturan pemerintah, di tingkat pemerintah daerah, kota, dan kabupaten.

"Ini meruwetkan kita semua," jelasnya.



Jokowi pun mengaku sudah memiliki upaya untuk mengatasi masalah tersebut lewat omnibus law. Menurut Mantan Wali Kota Solo ini draft RUU yang dikenal sapu jagat ini akan disampaikan secara resmi kepada DPR paling lambat pekan depan.

"Ada 79 UU yang akan kita revisi sekaligus. Di dalamnya ada 1244 pasal yang akan direvisi, yang itu kita lakukan karena pasal-pasal ini menghambat kecepatan kita dalam bergerak untuk respon perubahan-perubahan yang ada di dunia," katanya.

"Kalau UU kita kaku, perubahan yang ada tidak bisa kita respons dengan cepat. Kita tercegat aturan yang kita buat," tambahnya.

Jokowi mengaku seluruh kegiatan pemerintah saat ini seperti halnya menyusun UU sapu jagat demi meningkatkan kepercayaan investor baik dalam maupun luar negeri terhadap perekonomian nasional.

"Sebetulnya apa sih yang ingin dikerjakan pemerintah secara makro dalam setiap kegiatan yang kita lakukan? Sebetulnya hanya satu. Membangun kepercayaan, trust. Itu saja," ungkap dia.



Jokowi soal Tekor Neraca Dagang: Bertahun-tahun Tak Bisa Diselesaikan!


Simak Video "Pratikno: Progres Kabinet Sudah Bagus, Ngapain Reshuffle"
[Gambas:Video 20detik]
(hek/eds)