Jabatan Dirut Garuda Jadi Rebutan, Kementerian BUMN: Namanya Menarik

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Minggu, 19 Jan 2020 15:36 WIB
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Kementerian BUMN menyebut bahwa banyak orang yang masuk menjadi kandidat Dirut Garuda Indonesia. Hingga kini, Garuda memang belum punya Dirut, sejauh ini mereka hanya dipimpin oleh pelaksana tugas Dirut.

Staf khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan sebagai perusahaan, Garuda cukup menarik. Makanya wajar, menurut Arya apabila banyak orang yang mau jadi Dirut Garuda.

"Namanya Garuda kan menarik, jadi banyak masuk. Banyak, (tiga kandidat) lebih itu. Kita cari kandidat terbaik untuk Garuda," ungkap Arya dalam sebuah diskusi di bilangan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Minggu (19/1/2020).


Arya sendiri enggan menyebutkan ataupun membocorkan siapa yang dipilih jadi Dirut baru Garuda. Arya menilai semua akan diatur dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Tanggal 22 Januari nanti Dirut baru Garuda akan diumumkan.

"Belum, tanggal 22 lah, kan masih lama. 3 hari lagi. Kami tidak mungkin melangkahi keputusan RUPS karena itu kan ada pemegang saham yang besar-besar juga. Pasti banyak pertimbangan yang dilakukan," kata Arya.


Sebelumnya, imbas skandal Harley Davidson dan Brompton, Kementerian BUMN memutuskan untuk mencopot Ari Ashkara sebagai Dirut Garuda. Sementara itu, untuk memimpin Garuda, Direktur Keuangan Garuda Indonesia Fuad Rizal ditunjuk menjadi Plt Direktur Utama.

Sementara itu kabar sempat berembus Mantan Direktur Utama PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) atau PT INTI Irfan Setiaputra akan menjadi calon Direktur Utama Garuda Indonesia.

Simak Video "Blak-blakan Dirut Garuda: Corona & Strategi Selamatkan Garuda"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)