Harga Elpiji Indonesia Menyamai Australia
Sabtu, 26 Nov 2005 12:46 WIB
Jakarta - Meski kondisi ekonomi Indonesia dan Australia jauh berbeda, seperti si kaya dan si miskin, namun soal harga elpiji Indonesia sudah menyamai harga di negeri kanguru itu.Padahal dari segi pendapatan per kapita, penduduk Indonesia sangat jauh dengan warga Australia. Sehingga Pertamina dinilai tega menyamakan harga elpiji Indonesia dengan negara maju.Harga elpiji Indonesia juga melampui harga di Thailand dan India yang masing-masing sekitar Rp 3.000-an per kilogram dan Rp 4.000-an per kilogram. Harga elpiji di Australia antara Rp 5.000-Rp 8.000 per kilogram. Sedangkan Pertamina berencana menaikkan harga elpiji yang selama ini Rp 4.250 per kilogram menjadi Rp 5.500-Rp 6.000 per kilogram. "Dengan adanya kenaikan harga elpiji 41 persen yang bisa mencapai Rp 6.000 per kilogram, berarti harga elpiji Indonesia mendekati Australia yang pendapatannya jauh lebih tinggi," kata Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Indah Suksmaningsih dalam jumpa pers di Kantor YLKI, Jalan Pancoran Barat, Jakarta, Sabtu (26/11/2005). Rencana kenaikan elpiji ini, menurut Indah, akan kembali menguji kemampuan daya beli masyarakat yang sudah semakin menurun pascakenaikan BBM 1 Oktober lalu.Maka itu, YLKI mendesak, agar pemerintah dan Pertamina mengkaji ulang rencana kenaikan elpiji 41 persen yang akan diterapkan awal tahun depan.YLKI menuntut Pertamina memberikan penjelasan struktur biaya yang transparan, sehingga alasan rugi Pertamina dapat diketahui publik. "Kita tidak pernah tahu dari mana bahan baku diperoleh. Apakah dari Pertamina sendiri, KPS (Kontrak Production Sharing) atau impor dan bagian mana yang menikmati kenaikan harga tersebut," ujar Indah.Menurut Indah, dari laporan keuangan Pertamina, dapat dilihat bahwa perusahaan ini selalu untung, namun alasan yang diberikan ke publik kenaikan elpiji itu karena Pertamina merugi."Pertamina itu sudah untung, hanya saja mereka masih menginginkan lebih banyak lagi, jadi pemerintah harus memonitornya karena elpiji merupakan kebutuhan pokok masyarakat," tandasnya.
(ir/)











































