Kepada detikcom, mantan Menteri Dalam Negeri itu blak-blakan seputar kebijakan pemerintah menghapus tenaga honorer. Apa saja yang disampaikan mantan Menteri Dalam Negeri seputar penghapusan tenaga honorer?
Bagaimana nasib status para tenaga honorer? Baca selengkapnya pada 5 berita terpopuler detikFinance berikut ini:
Penjelasan Lengkap Tjahjo Kumolo soal Hapus Honorer
MenPAN-RB Tjahjo Kumolo/Foto: Robby Bernardi/detikcom
|
Dalam beleid itu yang dimaksud ASN adalah pegawai negeri sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Sehingga di luar itu maka tidak diatur dan harus dihapuskan.
Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo menyebutkan penyelesaian tenaga honorer ditarget sampai tahun 2021. Saat ini cara yang ditempuh dengan mendorong para tenaga honorer ikut seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan PPPK.
Baca juga: Pemda Diminta Setop Rekrut Tenaga Honorer
Kepada detikcom, Sabtu (25/1/2020), Tjahjo memberikan penjelasan lengkap mengenai rencana penghapusan tenaga honorer. Berikut pernyataannya:
Baca selengkapnya di sini: Penjelasan Lengkap Tjahjo Kumolo soal Tenaga Honorer Mau Dihapus
Honorer 'Bebani' Pemerintah Pusat
Foto: Rifkianto Nugroho
|
Terutama, dikatakan Tjahjo di pemerintah daerah (pemda). Dia bilang kehadiran tenaga honorer lebih banyak di pemda dan biasanya tidak direncanakan dengan penganggaran yang baik, sehingga banyak kepala daerah yang meminta anggaran gaji tenaga honorer dipenuhi oleh pusat.
"Kalau daerah masih menggunakan honorer silakan, tapi pakai dana APBD, jangan pakai pusat. Semuanya harus jelas anggarannya," kata Tjahjo saat dihubungi detikcom, Jakarta, Sabtu (25/1/2020).
Baca selengkapnya di sini: Tjahjo Sebut Tenaga Honorer Jadi 'Beban' Pemerintah Pusat
Jokowi Paksa PNS yang Ogah Pindah ke Ibu Kota Baru
Foto: dok Biro Pers Setpres
|
Ada yang siap ikut pindah, ada juga yang keberatan. Pemerintah sendiri memberikan PNS dua pilihan. Pertama, ikut pindah ke ibu kota baru dan diberi rumah dinas selama mengabdi di sana. Kedua, tidak pindah ke ibu kota baru dan mengambil opsi pensiun dini.
Meski diberikan pilihan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan siap untuk memaksa para PNS ikut pindah. Hal itu disampaikan Jokowi dalam acara Pencanangan Pelaksanaan Sensus Penduduk 2020 di Istana Negara, Jakarta, kemarin.
Baca di sini selengkapnya: PNS Ogah Pindah ke Ibu Kota Baru? Jokowi: Saya Paksa!
Proyek Antibanjir Jakarta Dikebut
Foto: Istimewa/PT Wijaya Karya
|
Tenaga Honorer Bisa Pilih Ikut CPNS atau PPPK
MenPAN-RB/Foto: Wilda/detikcom
|
Jumlah tenaga honorer yang dicatat pemerintah menyisakan 438.590 orang dari sebelumnya yang berhasil diangkat pemerintah sebanyak 1.070.092 orang selama periode 2005-2014.
"Dapat mengikuti penerimaan CPNS dan mengikuti seleksi PPPK," kata Tjahjo saat dihubungi detikcom, Jakarta, Sabtu (25/1/2020).
Baca di sini selengkapnya: Mau Dihapus, Tenaga Honorer Bisa Pilih Jadi CPNS atau PPPK
Halaman 2 dari 6