Virus Corona Juga 'Tumbangkan' McDonalds dan Starbucks

Anisa Indraini - detikFinance
Minggu, 26 Jan 2020 18:00 WIB
Foto: Antara Foto
Jakarta -

Virus corona yang semakin merebak membuat sejumlah toko yang terletak di Wuhan, provinsi Hubei, China tutup. Restoran McDonald's memutuskan menutup restoran mereka di lima kota di China. Penutupan telah dilakukan di Wuhan, Ezhou, Huanggang, Qianjiang dan Xiantao sejak Jumat (24/1/2020) kemarin.

Juru Bicara Perusahaan, Barry Sum mengatakan kebijakan diambil demi mengantisipasi penyebaran virus corona agar tidak menginfeksi karyawan dan masyarakat.

"Keamanan staf dan pelanggan adalah prioritas utama kami dan kami memiliki langkah-langkah komprehensif dan berhati-hati yang diterapkan untuk semua operasi restoran dan staf kantor," katanya seperti dikutip dari CNNBussines, Minggu (26/1/2020).

Belum diketahui kapan restoran yang terkena dampak akan dibuka kembali. Sum meminta agar seluruh pihaknya menjaga komunikasi dengan otoritas kesehatan agar penyebaran virus corona bisa diatasi.

Selain menutup toko, McDonald's juga memutuskan untuk menerapkan protokol kesehatan baru di daerah tersebut. Pihaknya mengharuskan semua restoran McDonald's memasang sistem dan mengukur suhu tubuh semua kru saat tiba di tempat kerja.

"Kami juga membentuk mekanisme pelaporan, pencatatan dan pengamatan untuk karyawan yang bepergian ke dan dari Wuhan selama Festival Musim Semi Tahun Baru Imlek," ucapnya.

McDonald's membuat aturan, karyawan dengan demam atau gejala flu akan dipulangkan. Pekerja juga mulai mengenakan masker dan diperintahkan untuk mencuci tangan serta menggunakan desinfektan lebih sering.

Tidak hanya McDonald's, penyebaran virus corona juga membuat Starbucks tutup. Manajemen menyatakan mereka telah menutup 90 toko di Hubei demi menghindari penyebaran virus corona.

Virus Corona Juga 'Tumbangkan' McDonalds dan Starbucks

"Semua toko Starbucks dan pengiriman bintang khusus di Hubei akan ditutup sementara. Karyawan Hubei diminta untuk beristirahat di rumah, meminimalkan keluar, berhati-hati untuk melindungi diri mereka sendiri dan keluarga mereka. Semua karyawan toko yang dijadwalkan untuk bekerja selama periode penutupan akan dibayar seperti biasa," kata manajemen seperti dikutip dari Reuters.

Starbucks menyatakan penutupan akan berlanjut sepanjang Festival Musim Semi, yang berlangsung hingga akhir Januari. Setelah itu, mereka baru akan membuat keputusan tentang berapa lama toko akan ditutup.



Simak Video "Tambah 1.268, Total Kasus Positif Corona di Indonesia Jadi 66.226"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)