Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 27 Jan 2020 16:07 WIB

Jakarta Siaga Air Bersih untuk Warga Terdampak Banjir

- detikFinance
Wali Kota Jakarta Timur M. Anwar Foto: Wali Kota Jakarta Timur M. Anwar (detikcom)
Jakarta -

Banjir besar yang melanda Jakarta 1 Januari lalu menimbulkan berbagai persoalan. Selain rusaknya insfrastruktur dan fasilitas umum, banjir juga membuat ratusan warga sempat mengungsi.

Wilayah terdampak paling luas di Ibu kota adalah Jakarta Timur. Sebanyak 63 dari 65 Kelurahan (setara dengan32 ribu kepala keluarga) di wilayah ini tergenang. Bahkan di Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, ketinggian air mencapai 4 meter.

Secara geografis, kondisi ini dapat dipahami, karena dari 13 sungai di Jakarta, sebanyak 7 sungai di antaranya melintasi wilayah Jakarta Timur, sehingga wilayah ini seolah-olah dikepung oleh sungai.

Karena itu, kendati banjir telah surut, Walikota Jakarta Timur M Anwar meminta agar warga dan seluruh jajarannya tetap waspada mengingat musim hujan belum berlalu.

"Kita harus tetap waspada. Koordinasi dengan seluruh jajaran harus senantiasa ditingkatkan," Kata Anwar saat ditemui wartawan di ruang kerjanya belum lama ini.

Pasca banjir 1 Januari lalu, salah satu kebutuhan warga Jakarta Timur yang sangat mendesak adalah air bersih. Hal ini terjadi karena pasokan air dari PT Aetra Air Jakarta (Aetra) sempat terhenti, akibat pemadaman aliran listrik pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) Buaran - Jl. Raya Kalimalang - Jakarta Timur, dan terendamnya IPA Buaran.

Untuk membantu kebutuhan air bersih warga terdampak banjir , Pemkot Jakarta Timur membentuk Satgas Banjir yang terdiri dari SKPD PAM Jaya bekerja sama dengan PT Aetra Air Jakarta (Aetra).

Satgas ini menjadi ujung tombak pemenuhan kebutuhan air bersih, mengingat luasnya cakupan warga yang membutuhkan bantuan.

Titik-titik yang menjadi prioritas adalah wilayah padat penduduk, pemukiman kumuh, dan rumah sakit terdampak banjir. Sedikitnya ada 17 lokasi, terdiri dari rumah sakit dan posko pengungsian yang jadi sasaran penyaluran air bersih di Jakarta Timur.

Rumah sakit jadi prioritas penyaluran air bersih karena alasan emergency dan kemanusiaan. Di kawasan Jakarta Timur, ada 4 rumah sakit seperti RS Pondok Kopi dan RS Cijantung yang mendapat suplai air bersih.

Bantuan air bersih dari Aetra dikirim dengan mobil tangki, dan di beberapa wilayah tertentu ditempatkan tandon untuk menampung air bersih. Selain meminta warga tetap waspada, Anwar juga memerintahkan jajarannya terus meningkatkan kerja sama dengan berbagai pihak untuk mengatasi persoalan banjir.

Menurutnya, kerja sama dengan para pemangku kepentingan, seperti BUMN, BUMD, TNI-Polri, masyarakat, juga swasta, telah berjalan baik dan sangat membantu.

"Kami tentu tidak dapat bekerja sendiri mengatasi persoalan ini. Saya memberikan apresiasi tinggi kepada semua pemangku kepentingan. Salah satunya Aetra, yang telah memberikan bantuan air bersih," tutup Anwar.



Simak Video "Gugatan Korban Banjir ke Anies Diterima Majelis Hakim"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com