Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 28 Jan 2020 12:10 WIB

Sri Mulyani: 2019 Tak Mudah, Pelemahan Global Merembes ke RI

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Menkeu Sri Mulyani dan Menteri BUMN Erick Thohir bicara soal keberadaan Harley Davidson dan Brompton di pesawat Garuda. Menteri BUMN ungkap pemilik Harley itu. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati/Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa 2019 bukan tahun yang mudah untuk ekonomi dalam negeri. Dia mengatakan, pelemahan ekonomi global banyak berdampak ke dalam negeri.

"(Tahun) 2019 bukan tahun yang mudah, pelemahan ekonomi global mulai merembes ke domestik," kata Sri Mulyani di DPR, Jakarta, Selasa (28/1/2020).

Pelemahan ekonomi global yang terjadi di antaranya perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan China hingga Brexit.

Meski ada banyak tantangan global, kata Sri Mulyani, namun ekonomi dalam negeri tetap bisa terjaga di atas 5% pada 2019.

"Namun, daya tahan ekonomi kita tetap remarkable. Tahun 2019 counter cyclical akan tetap dijaga," jelasnya.

Sri Mulyani mengatakan, bahwa pemerintah juga berhasil menjaga angka inflasi dan nilai tukar rupiah selama 2019. Hal itu menjadi capaian positif terhadap ekonomi dalam negeri.

"Dengan inflasi terjaga meski neraca pembayaran mengalami tekanan, tapi relatif positif trennya bahkan karena overall makro Indonesia," katanya.

"Saat ini battle terbesar adalah menjaga confidence. Indonesia perlu terus membaca dan melihat potensi pertumbuhan ekonomi dan titik rawan yang harus dijaga tidak menimbulkan spill over dalam perekonomian kita," tutup Sri Mulyani.



Simak Video "Nasib Omnibus Law Kini di Tangan DPR"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com