Wamenkeu Bicara Dampak Virus Corona ke Ekonomi dan Pasar Modal

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Selasa, 28 Jan 2020 16:39 WIB
Wakil Menteri Keungan, Suhasil Nazara
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara/Foto: Dok. Kementerian Keuangan
Jakarta -

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan virus corona bisa ikut mempengaruhi ekonomi global. Kekhawatiran terhadap virus corona menurunkan ekspektasi yang berdampak pada penurunan pertumbuhan ekonomi.

"Corona membuat perkiraan-perkiraan akan menurunkan perkiraan ekonomi dan bisa mempengaruhi ekspektasi. Kalau ekspektasi menurun, khawatirnya membawa penurunan pertumbuhannya," kata Suahasil di DPR, Jakarta, Selasa (28/1/2020).

Suahasil mengatakan penyebaran virus corona akan berdampak terhadap ekonomi global, khususnya China. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi China bisa melambat akibat virus tersebut. Terlebih lagi, China merupakan salah satu raksasa ekonomi dunia.

"Ini antisipasi kalau sekarang keberadaan corona virus ini mempengaruhi gerakan ekonomi, ekonomi bisa turun beneran. China pertumbuhan ekonominya sudah 6,1%. Pertumbuhannya 6,1% terus ada corona virus, pertumbuhannya apakah lebih rendah? Nanti kita lihat," katanya.

"Ternyata di beberapa belahan dunia lain kan mulai kelihatan. Kalau ini menyebar lebih cepat, pertumbuhan ekonominya lebih rendah," sambung dia.

Selain berdampak ke kondisi ekonomi, Suahasil mengatakan virus corona juga berdampak ke pasar modal. Investor dinilai khawatir dengan adanya penyebaran virus corona.

"Stock market kan masalah kekhawatiran, confidence. Jadi itu masalah psikologis pasar yang memang bergerak terus tiap detik tiap saat, tergantung cerita yang berkembang di pasar. Kalau ceritanya sekarang bahwa yang namanya ada faktor virus yang mempengaruhi besarnya pertumbuhan, gerak ekonomi dunia berkurang. Itu membuat ekspektasi ke depan. Kalau lebih rendah psikologisnya," tuturnya.



Simak Video "Suahasil Nazara dan Jerry Sambuaga ke Istana"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/ara)