7 BUMN Bentuk Satgas Susun Skema Penggabungan Hotel

Anisa Indraini - detikFinance
Kamis, 30 Jan 2020 17:10 WIB
Hotel Grand Inna Samudera Beach Hotel
Foto: (Syahdan Alamsyah/detikcom)
Jakarta -

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bakal menggabungkan hotel-hotel perusahaan pelat merah. Rencana itu sedang dibicarakan oleh Kementerian BUMN bersama 7 induk dan anak perusahaannya.

Direktur Utama PT Hotel Indonesia Natour (HIN) atau Inna Group, Iswandi Said mengatakan, ada 7 BUMN yang ditugaskan untuk mencari pola yang pas untuk mengimplementasikan rencana penggabungan hotel.

"Jadi total yang 106 hotel BUMN berbagai macam kondisinya. Kebetulan yang besar ada 7. 7 inilah yang jadi motornya dulu yang bikin (skemanya)," kata Iswandi di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Kamis (30/1/2020).

Secara lebih rinci, Iswandi menjelaskan perusahaan tersebut antara lain HIN, PT Pertamina (Persero), Patra Jasa, PT Pegadaian (Persero), PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, PT Angkasa Pura I (Persero), dan PT Pembangunan Perumahan (Persero).

"7 ini sebagai PMO (Project Management Office) yang ditunjuk mencarikan konsep-konsep untuk konsolidasi ini," ucapnya.

Ke-7 induk dan anak BUMN akan membahas kajian bersama konsultan yang sudah dibentuk Kementerian BUMN. Masa kajian dilakukan selama 6 bulan ke depan dan ditargetkan rampung pada Juni 2020 ini.

"Kita untuk membuat konsolidasi ini ada satu tim dari BUMN sekarang ini sedang pembentukan konsultan untuk mencarikan yang terbaik polanya seperti apa. Targetnya 6 bulan harus selesai, Juni tahun ini selesai sudah kajiannya dan itu tinggal diputuskan oleh Kementerian (BUMN)," ucapnya.



Simak Video "Selain Rangkap Jabatan, ICW Juga Soroti Jumlah Komisaris di BUMN"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)