Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 30 Jan 2020 18:24 WIB

Gegara Corona, Impor Produk Pertanian dari China Ditunda

Trio Hamdani - detikFinance
Pemusnahan bauh impor asal Thailand. Ilustrasi/Foto: Dok. Istimewa
Jakarta -

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan bahwa impor produk pertanian dari China ditunda sementara imbas merebaknya virus Corona di China. Hal itu sebagai langkah antisipasi oleh Indonesia.

"Di bidang pertanian dan karantina kita maju tiga step ke depan. Jadi kita tidak nunggu di pintu lagi. Jadi melakukan delay semaksimal mungkin impor yang masuk, delay tidak berarti menutup ya, delay namanya," kata dia ditemui di Grand Ballroom Hotel Kempinski, Jakarta, Kamis (30/1/2020).

Langkah kedua dalam rangka memperketat masuknya komoditas pertanian yang dipasok dari China, pihaknya melakukan isolasi terlebih dahulu sebelum dipersilahkan masuk.

"Yang kedua kalau ada datang barang jangan tunggu dia masuk, kita respons ke depan. Yang kedua dilakukan isolasi dulu. Yang ketiga baru sampai di pintu kita," sebutnya.

Terkait langkah tersebut, Limpo menegaskan pemerintah bukan berarti menutup seluruh produk impor pertanian dari Negeri Tirai Bambu.

"Saya tidak mau pakai bahasa itu. Bahasa itu tidak terlalu bagus untuk diplomasi perdagangan kita," sebutnya.

Pada kesempatan sebelumnya, Limpo menjelaskan pengetatan impor dilakukan dengan pengawasan di pintu-pintu masuk barang impor seperti bandara dan pelabuhan.

"Sampai saat ini kita hanya lakukan pengetatan pintu masuk kita terhadap semua impor yang tentu saja dalam antisipasi terhadap daerah kita, atau negara tertentu yang kemungkinan akan terkontaminasi hal itu," kata Syahrul usai rapat kerja nasional (rakernas) pembangunan pertanian 2020 di Hotel Bidakara, Jakarta, Senin (27/1/2020).

Gegara Corona, Impor Produk Pertanian dari China Ditunda


Simak Video "Kasus WNI Positif Corona Kini Mencapai 309"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com