Cabai Merah hingga Rokok Sumbang Inflasi Januari 0,39%

Hendra Kusuma - detikFinance
Senin, 03 Feb 2020 11:28 WIB
Pedagang cabai melayani pembeli di Pasar Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Jumat (9/8/2019). Menurut pedagang, harga berbagai macam jenis cabai mengalami kenaikan satu pekan terakhir, yakni cabai rawit merah naik dari Rp40 ribu menjadi Rp95 ribu per kilogram, cabai rawit hijau dan cabai merah besar dari Rp30 ribu menjadi Rp90 ribu per kilogram akibat musim kemarau serta menjelang Hari Raya Idul Adha. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/wsj.
Ilustrasi/Foto: Antara Foto
Jakarta -

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Januari 2020 sebesar 0,39%. Inflasi utamanya disebabkan makanan dan minuman serta rokok.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan andil makanan, minuman, dan tembakau terhadap inflasi Januari sebesar 0,41%. Cabai merah dari kelompok makanan memberikan andil 0,13%, cabai rawit andilnya 0,05%, hingga rokok dengan andil 0,06%.

"Komoditas yang dominan andil inflasi pertama cabai merah andilnya 0,13%, cabai rawit andilnya 0,05%, ikan segar dan minyak goreng masing-masing 0,04%, beras 0,03%, rokok kretek filter, rokok putih masing-masing 0,06%. Ada beberapa sayuran yang kontribusinya 0,01%" katanya di kantor pusat BPS, Jakarta Pusat, Senin (3/2/2020).

Sebaliknya, komoditas yang menyumbang deflasi pada bulan lalu di antaranya daging ayam ras dengan andil 0,03%, telur ayam ras dengan andil 0,01%, dan tembakau dengan andil 0,41%.

"Komoditas dominan sumbang deflasi, daging ayam ras harga turun andilnya 0,03%, telur ayam ras andilnya 0,01% jadi itu yang membuat makanan, minuman, dan tembakau dengan andil 0,41%" ujarnya.

Kemudian sektor transportasi terjadi deflasi 0,87% dengan sumbangan 0,11%. Deflasi terjadi karena penurunan harga tiket pesawat dengan andil 0,07%.

"Penurunan tiket terjadi di 58 kota, paling tinggi Padang, Palangka Raya sampai 16%, Manado, Tual turun 14% itu yang memberikan andil kepada deflasi 0,07%" tuturnya.

Penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) juga menyumbang andil terhadap deflasi dengan andil 0,06%.

"Penurunan Pertamax 92 dan Turbo sehingga andil bensin 0,06%, itu yang menyebabkan transportasi deflasi 0,89%," ujarnya.

Cabai Merah hingga Rokok Sumbang Inflasi Januari 0,39%


Simak Video "BPS Catat September Alami Deflasi 0,05%"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/fdl)