Pernah Jadi Orang Berpengaruh, Tony Fernandes Beli AirAsia 1 Ringgit

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Selasa, 04 Feb 2020 17:10 WIB
Kantor AirAsia digeledah, bos Tony Fernandes diselidiki terkait dugaan korupsi
Foto: BBC Magazine/Tony Fernandes Beli AirAsia 1 Ringgit
Jakarta -

Tony Fernandes mundur sementara dari jabatannya sebagai CEO AirAsia Group selama dua bulan. Ia mundur karena pihak otoritas sedang menginvestigasi dugaan suap dari Airbus untuk memenangkan pesanan pesawat AirAsia.

Melihat ke belakang, Tony Fernandes pernah terpilih sebagai salah satu individu yang masuk daftar 100 orang paling berpengaruh di dunia versi majalah TIME alias TIME 100 pada tahun 2015 lalu.

Saat itu, ada dua orang yang masuk daftar TIME berasal dari Asia Tenggara, yaitu Tony dan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Tony mulai membangun AirAsia sejak 2001 bersama rekannya Kamarudin Bin Meranun. Saat ini Kamarudin Meranun juga mundur sementara dari jabatannya sebagai Chairman.

Dalam membangun AirAsia bersama rekannya itu, Tony membeli perusahaan rugi tersebut dari pemerintah Malaysia seharga 1 ringgit atau sekitar Rp 3.500 dengan beban utang US$ 11 juta.

Tony fokus menyediakan layanan bernilai tinggi dengan harga terjangkau untuk semua kalangan. Hal ini belum pernah dilakukan oleh perusahaan sejenis di ASEAN. Saat ini, AirAsia jadi salah satu maskapai penerbangan berbiaya hemat atau low-cost carrier terbesar di Asia, memiliki jaringan yang luas lebih dari 190 kota tujuan.

Dalam waktu belasan tahun beroperasi, AirAsia telah menerbangi lebih dari 280 juta pelanggan di Malaysia, Indonesia, Thailand, Filipina, India, termasuk penerbangan hemat jarak jauh di Malaysia, Indonesia, dan Thailand. AirAsia juga dinobatkan sebagai low-cost carrier (LCC) Terbaik di Dunia versi Skytrax selama 6 tahun berturut.

"Saya sangat merasa terhormat berada di daftar TIME 100. Saya sangat terkejut ketika pertama kali mendengar berita tersebut, tetapi sekaligus bangga," kata Tony dalam siaran pers, Jumat (17/4/2015) silam.

Tony mengatakan, tahun 2015 menjadi tahun yang paling menantang. Namun menurutnya, sepanjang kariernya selama ini memang penuh tantangan, tapi justru itu yang membuatnya menjadi orang yang lebih baik lagi.

"Saya percaya kami telah membuat suatu kemajuan cukup signifikan dan sangat bersemangat menanti masa depan," jelasnya.



Simak Video "Tony Fernandes Mundur Sementara dari AirAsia"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/eds)