Pertumbuhan Motor 2006 Naik 10%
Selasa, 29 Nov 2005 15:32 WIB
Jakarta - Departemen Perindustrian (Depperin) optimistis pertumbuhan penjualan motor tahun 2006 masih akan naik 10 persen. Pasalnya, motor masih akan menjadi alternatif kendaraan murah di tengah tingginya biaya transportasi."Pertumbuhan motor tahun depan saya optimistis pasarnya naik 10 persen," kata Dirjen Industri Alat Angkut dan Telematika Budi Darmadi, di sela acara kunjungan Menteri Perindustrian Andung A Nitimihardja ke lokasi pabrik di kawasan industri Karawang, Jawa Barat, Selasa (29/11/2005).Potensi pasar sepeda motor Indonesia, menurut Budi, masih memiliki prospek yang sangat baik. Kondisi ini juga akan didukung dengan munculnya pabrik motor baru.Adanya pabrik-pabrik baru akan membuat kapasitas motor minimal menjadi 5,5 juta unit, dan dengan dua shift bisa sekitar 5,8 juta unit dari total produksi motor nasioanal.Produksi sepeda motor nasional tahun 2006 diprediksi mencapai 5,8 juta unit atau naik 16 persen dibanding tahun 2005 yang ditargetkan 5 juta unit.Penjualan motor sampai Oktober telah mencapai 4,4 juta unit, naik 34 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sekitar 3 juta unit.Sementara Vice President PT Yamaha Motor Kencana Indonesia, Dyonisius Beti mengatakan, pertumbuhan penjualan sepeda motor tahun depan dipicu oleh mahalnya biaya transportasi kendaraan umum, dan belum memadainya transportasi publik.
(ir/)











































