Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 07 Feb 2020 18:43 WIB

Jokowi Tak Ingin Lagi Ada Ego Daerah Hanya untuk Urus Sampah

Danang Sugianto - detikFinance
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah regional Banjarbakula di Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Jumat (7/2/2020). Foto: Danang Sugianto
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku kagum dengan metode pengolahan sampah yang dilakukan oleh Kalimantan Selatan. Provinsi ini memiliki Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah regional yang bernama Banjarbakula.

TPA ini dilengkapi 4 sel landfill dengan luas total 15 ha. Penggunaan sistem sanitary landfill pada TPA ini bertujuan untuk membuat kawasan di sekitar tidak tercemar dan terpapar bau dari timbunan sampah.

Adapun cara kerja sistem sanitary landfill ini sampah yang masuk adalah sampah sisa atau 30% dari sampah awal yang telah dipilah dan dipilih.

Sampah kemudian dilapis tanah. Berbeda dengan sistem open dumping, sampah hanya dibuang begitu saja tidak diproses lebih lanjut.

Tapi yang membuat Jokowi kagum adalah TPA ini merupakan sinergi 5 kabupaten/kota yang terdiri dari Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Kabupaten Barito Kuala dan Kabupaten Tanah Laut (Banjarbakula). Seluruh sampah dari 5 kabupaten/kota itu dikelola oleh TPA sampah ini.

"Kalau sistem seperti ini sudah ada di Bali, Kalmantan Timur kemudian di sini. Tapi ini yang bagusnya gabungan kabupaten/kota, kalau di Kaltim hanya di Balikpapan saja. Ini yang pertama gabungan, di provinsi ini yang pertama," tuturnya di Kalimantan Selatan, Jumat (7/2/2020).

Jokowi ingin metode pengelolaan sampah dengan sinergi antar kabupaten/kota bisa dicontoh oleh provinsi lainnya. Dia meminta agar tidak ada lagi pengelolaan sampah dengan ego sektoral.

"Bahwa sinergi itu bisa dilakukan. Kolaborasi antara kabupaten kota dalam satu provinsi bisa dilakukan. Tidak perlu ego kedaerahan," tambahnya.

Ketika ditanya apakah dia ingin metode sinergi itu juga dilakukan di Jakarta, Jokowi hanya memberikan sinyal bahwa hal itu bisa dilakukan di provinsi mana pun.

"Ya coba dilihat tempatnya bersih, tertata dengan baik dan ini bisa mencakup 5 kabupaten kota yang ada di Kalsel. Saya kira contoh seperti ini bagus. Tapi mungkin belum tentu saja semua kota cocok dengan ini, bisa saja menggunakan sistem yang lain," tuturnya.

Sekadar informasi, TPA sampah yang berada di Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan ini mampu melayani 790 ton per hari yang dihasilkan oleh 2,6 juta jiwa di lima kabupaten/kota di Kawasan Metropolitan Banjarbakula.

Jokowi Tak Ingin Lagi Ada Ego Daerah Hanya untuk Urus Sampah



Simak Video "Jokowi Sebut TPA Manggar Balikpapan Terbaik di RI dan Tak Bau"
[Gambas:Video 20detik]
(das/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com