Heboh Corona, Impor Sayur dan Buah dari China Tetap Dibuka

Anisa Indraini - detikFinance
Minggu, 09 Feb 2020 13:30 WIB
Kebijakan pemerintah Indonesia atas pengaturan buah impor untuk melindungi para petani lokal agak terganjal sedikit masalah. Salak Pondoh asal kota Jogjakarta yang harusnya tembus import ke China akhirnya ditolak pemerintah setempat.
Ilustrasi/Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Hebohnya virus Corona membuat pemerintah Indonesia melakukan sejumlah pelarangan impor dari China, seperti melarang seluruh impor hewan hidup dari China. Lantas, bagaimana dengan sayuran dan buah-buahan?

Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian (Kementan), Agung Hendriadi mengatakan tidak akan mengeluarkan rekomendasi pelarangan impor dari China untuk sayur dan buah-buahan.

"(Kementan bakal mengeluarkan rekomendasi larangan impor buah-buahan dan sayuran dari China) enggaklah. Kan pak Menteri Perdagangan (Agus Suparmanto) sudah bilang bahwa itu nggak pengaruh. Kementan itu pasti berdasarkan Kemenkes, Kemendag, yang tahu kan dia," kata Agung di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (9/2/2020).

Agus menjelaskan, produk holtikultura tidak berpengaruh sebagai sumber penularan virus corona. Hanya saja, yang dikhawatirkan dari virus Corona yaitu akan mengurangi kebutuhan, lantaran produksi dari China terganggu.

"Selama ini nggak ada masalah. Yang dikhawatirkan kan begini, di sana lagi kena wabah ada nggak yang panen? Ada nggak produksinya? Nah itu yang dimasalahkan. Itu yang kemudian akan mengurangi jumlah yang kita butuhkan," tuturnya.

Berdasarkan catatan detikcom, buah-buahan seperti apel dan jeruk mandarin diimpor dari China. Menurut data BPS, angka impor apel di November 2019 mencapai US$ 56,16 juta. Angka itu naik 120,98% jika dibandingkan impor apel di Oktober US$ 25,41 juta.

Untuk produk jeruk mandarin impor di November mencapai US$ 12,8 juta. Angka itu naik 190% jika dibandingkan posisi Oktober 2019 sebesar US$ 4,4 juta.



Simak Video "Per 7 Juli, Pemerintah Periksa 17.816 Spesimen Corona di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)