Harga BBM Industri Turun 13%

Harga BBM Industri Turun 13%

- detikFinance
Rabu, 30 Nov 2005 13:15 WIB
Jakarta - Berita baik untuk kalangan industri. Terhitung mulai 1 Desember, Pertamina akan menurunkan harga BBM untuk industri rata-rata sebesar 13 persen. Penurunan BBM untuk sektor industri tersebut mengikuti kecenderungan penurunan harga Mid Oil Platts Singapura (MOPS) yang menjadi patokan perhitungan harga jual produk. Demikian juru bicara Pertamina, M. Harun dalam siaran pers yang diterima detikcom, Rabu (30/11/2005).Penurunan tertinggi pada produk minyak tanah sebesar 14,4 persen yakni dari Rp 6480/liter menjadi Rp 5550/liter. Sementara solar turun 13,5 persen dari Rp 6170/liter menjadi Rp 5340/liter.Minyak Diesel turun 12,8 persen dari Rp 5940/liter menjadi Rp 5180/liter, Premium turun 12,6 persen dari Rp 5890/liter menjadi Rp 5150/liter dan Minyak Bakar juga turun 4,9 persen dari Rp 3870/liter menjadi Rp 3680/liter. Harga tersebut sudah termasuk 10 persen pajak pertambahan nilai (PPN) dan untuk Premium sudah termasuk tambahan 5 persen pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKP).Harun menjelaskan, penurunan harga jual BBM untuk industri ini merupakan bagian dari mekanisme pasar minyak dunia yang diaplikasikan untuk sektor industri, bunker internasional dan pelanggan selain sektor rumah tangga, usaha kecil, transportasi dan pelayanan umum. Khusus harga bunker internasional untuk Desember 2005 ditetapkan Premium USC 51/liter, Minyak Tanah USC 55/liter, Minyak Solar USC 52,9/liter, Minyak Diesel USC 51,3/liter dan Minyak Bakar USC 36,5/liter. Harga periode sebelumnya (November 2005) Premium USC 57,6/liter, Minyak Tanah USC 63,3/liter, Minyak Solar USC 60,3/liter, Minyak Diesel USC 58/liter dan Minyak Bakar USC 37,8/liter.Pertamina juga memberikan diskon khusus secara variatif berdasarkan besaran volume pembelian BBM oleh kalangan industri. Industri yang mengkonsumsi diatas 3.000 kiloliter (KL)/bulan akan mendapatkan diskon 4 persen. Pembelian diatas 2.000 KL/bulan memperoleh diskon 3 persen, diatas 1.000 KL/bulan memperoleh diskon 2 persen dan diskon 1 persen untuk industri diatas 100 KL/bulan. Hingga Oktober 2005, Total BBM yang di pasok untuk industri (diluar PLN) mencapai 8.789.331 kilo liter (kl) yang porsi terbesar adalah minyak solar sebesar 6.657.951 kl, diikuti oleh minyak bakar 1.535.233 kl, minyak diesel 621.660 kl dan 64.487 kl minyak tanah. (qom/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads