Bisnis Mainan Ikut 'Terinfeksi' Virus Corona

Alfi Kholisdinuka - detikFinance
Selasa, 11 Feb 2020 11:03 WIB
Mainan LOL Surprise
Foto: Dok. CNN
Jakarta -

Meski saat ini baru awal tahun, namun wabah virus Corona yang saat ini masih terus meluas telah mengancam kebahagiaan perayaan natal di akhir tahun nanti. Utamanya bagi anak-anak yang akan merayakan perayaan Natal dengan mainan dan hadiah Natal lainnya.

Produsen mainan MGA Entertainment melaporkan wabah Corona secara signifikan telah mengganggu produksi merek hariannya termasuk mainan yang terkenal secara global seperti LOL Surprise. Produksi yang biasanya dibuat sekarang untuk musim gugur dan liburan Natal itu terhambat, sehingga diprediksi mengganggu momen Natal.

"Kami sekarang telah kehilangan setidaknya tiga minggu dalam siklus produksi kami. Saya baru saja mendapat telepon bahwa beberapa pabrik kami mungkin tidak buka sampai Maret," ujar Pendiri dan CEO MGA Entertainment Isaac Larian, seperti dikutip di CNN Business, Selasa (11/2/2020).

Larian mengatakan pabrik-pabrik di China biasanya hanya tutup sekitar tiga minggu pasca Tahun Baru Imlek dan mulai kembali awal Februari. Namun, tahun ini Pemerintah China memperpanjang libur karena virus Corona sehingga memaksa pabrik tetap tutup.

"Ini kekacauan besar dan sangat membuat frustasi. Kamu tidak bisa memperpanjang Natal, pasti selalu pada tanggal 25 Desember. Jadi, ketersediaan barang-barang kami yang harus tepat waktu akan sangat terpengaruh," jelasnya.

Diketahui, lebih dari 80% mainan MGA dibuat di China. Perusahaan ini telah melakukan kontrak dengan 50 pabrik di China yang menyumbang lebih dari 80% dari semua produksi mainan global.

Larian menuturkan, LOL Surprise diluncurkan pada 2016 silam telah menyumbang 45% dari total pendapatan global perusahaan. Merek yang meliputi aksesoris dan berlisensi ini bisa menghasilkan US$ 3,5 miliar per tahun.



Simak Video "Kasus Aktif Covid-19 Indonesia di Bawah Rata-rata Dunia"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)