Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 11 Feb 2020 12:30 WIB

Pernikahan Butuh Biaya Besar, Ambil Utang Atau Jangan?

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
tren dekorasi pernikahan Foto: Instagram/@kavastudio.id
Jakarta -

Sejumlah lembaga keuangan termasuk bank saat ini menawarkan kredit tanpa agunan (KTA) yang dapat digunakan untuk kebutuhan pernikahan. Tapi apakah mengambil kredit untuk acara pernikahan adalah hal yang tepat?

Perencana Keuangan dari Advisors Alliance Group (AAG) Andy Nugroho mengungkapkan pesta pernikahan memang merupakan salah satu moment yang ditunggu-tunggu pasangan.

Namun alangkah baiknya, jika pesta tersebut menggunakan uang yang selama ini sudah ditabung atau dikumpulkan. "Sebaiknya pasangan yang akan menikah tidak mengambil kredit untuk menggelar pesta, namun itu akan meninggalkan beban setelah acara," kata Andy saat dihubungi detikcom, Selasa (11/2/2020).

Dia menjelaskan saat ini memang ada sejumlah pasangan yang rela berutang demi pesta pernikahan yang sesuai standar sosial di masyarakat.

"Memang, mengambil kredit atau meminjam utang adalah salah satu cara yang tepat dan efektif untuk mendapatkan biaya pernikahan yang dibutuhkan selain menjual aset atau barang kita," jelas dia.

Menurut Andy jika menginginkan biaya yang tidak terlalu besar, pesta pernikahan bisa disesuaikan dengan budget. Jika menggunakan wedding organizer juga harus berhati-hati dan detail mencari informasi. Kemudian dalam pencarian gedung, biasanya dilakukan jauh-jauh hari untuk pemesanan. Hal ini bisa dimulai dengan pembayaran uang muka dan sisanya akan dilunasi menjelang hari H.



Simak Video "Mau Kartu Kreditmu Tak Dibobol Orang? Simak Tips Berikut Ini"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com