Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 11 Feb 2020 13:14 WIB

RI Belum Ada Rencana Batasi Penerbangan ke Singapura

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Skuter listrik Singapura Foto: (CNN)
Jakarta -

Singapura meningkatkan status kewaspadaan terhadap penyebaran virus Corona. Otoritas setempat sudah meningkatkan kewaspadaan corona di Singapura sudah pada level warna oranye alias siaga.

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan merespons meningkatnya kewaspadaan di Singapura. Menurutnya hal tersebut merupakan hak dari pemerintah setempat dan tak menjadi masalah buat Indonesia.

"Biarkan saja, itu bukan urusan kita," ungkap Luhut di kantornya, bilangan Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (11/2/2020).

Luhut juga menyebutkan bahwa pemerintah masih belum membahas wacana pembatasan terbang ke Singapura.

"(Pembatasan terbang) Nggak lah," katanya.

Satu suara, Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Novie Riyanto mengatakan memang belum ada pembahasan untuk membatasi penerbangan dari dan ke Singapura. Menurutnya, wacana membatasi penerbangan semua tergantung pada kebijakan Presiden dan para menteri.

"Belum ada pembahasan ke sana ya (pembatasan terbang) kalau corona. Kita tunggu kebijakan pemerintah pusat aja," kata Novie.

Sebagai informasi, Kementerian Luar Negeri sendiri sudah mengeluarkan travel warning level kuning ke Singapura.
Setidaknya, ada 4 level travel warning yaitu hijau, kuning, oranye, dan merah. Kuning artinya meningkatkan kehati-hatian, sementara yang paling tinggi adalah merah yang artinya tidak direkomendasikan pergi ke sana.

Dari catatan detikcom, jumlah kasus terkonfirmasi virus corona di Singapura bertambah menjadi 43 kasus, setelah pada Minggu (9/2/2020) dinyatakan pasien positif Corona berjumlah 40 orang.



Simak Video "Jepang Cabut Status Keadaan Darurat"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com