Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 12 Feb 2020 05:26 WIB

Imbas Corona, Harga Produk-produk dari China Bakal Naik

Trio Hamdani - detikFinance
Di pasar Asemka jual alat tulis asal China dengan harga murah. Alat tulis impor China. Foto: dok. detikcom
Jakarta -

Virus corona yang menjangkiti masyarakat China bisa memberikan dampak negatif bagi sektor ekonomi Indonesia. Pemerintah patut waspada.

Menurut Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Ahmad Heri Firdaus bencana virus tersebut bisa membuat pasokan barang dari China ke Indonesia terganggu. Hal itu karena menurunnya produktivitas di Negeri Tirai Bambu imbas wabah mematikan itu.

"Sebagian besar kategori bahan baku yang mungkin sebagian diproduksi di Wuhan karena adanya supply shock di sana, artinya ada gangguan produktivitas sehingga mungkin produksi di sana berhenti. Ini tentu pasti ada gangguan aliran barang ya dari Wuhan ke kota lain di China dan keluar negeri, salah satunya Indonesia," kata dia saat dihubungi detikcom, Selasa (11/2/2020).

Kondisi tersebut ujung-ujungnya bakal membuat barang, termasuk barang konsumsi yang biasanya dipasok Indonesia dari China menjadi langka.

"Yang tadinya kita impor barang konsumsi kan menjadi mengalami kelangkaan mungkin ya," ujar Heri.

Indonesia juga cukup bergantung pasokan bahan baku dari China. Heri menyebut impor bahan baku dari China ke Indonesia mencapai 30%. Jika kondisi tersebut tidak diantisipasi, tentu saja kebutuhan bahan baku di Indonesia akan menjadi langka.

"Itu perlu antisipasi adanya kemungkinan sulitnya mendapatkan barang impor dari China atau antisipasi kelangkaan lah, antisipasi kelangkaan impor dari China," tambahnya.

Harga barang impor dari China terancam naik?

Imbas Corona, Harga Produk-produk dari China Bakal Naik


Selanjutnya
Halaman
1 2 3
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com