Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 14 Feb 2020 12:49 WIB

BPK Bakal Laporkan Hasil Audit TVRI ke DPR Senin

Danang Sugianto - detikFinance
Gedung TVRI (Lisye Sri Rahayu/detikcom) Foto: Gedung TVRI (Lisye Sri Rahayu/detikcom)
Jakarta -

Kisruh Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI berujung pada pemeriksaan yang dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Hasil pemeriksaan ini akan selesai pada Senin 17 Februari 2020.

Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) BPK Bahtiar Arif di Gedung BPK, Jumat (14/2/2020). "Ya hari Senin nanti (diumumkan," tuturnya.

Bahtiar menjelaskan, pemeriksaan yang dilakukan BPK terhadap LPP TVRI berkaitan dengan kinerja pelaksanaan tugas dalam periode 2017-2019. Dia enggan mengungkapkan lebih lanjut hasil pemeriksaan tersebut.

Sementara Kepala Divisi Biro Humas dan KSI Selvia Vivi Devianti mengatakan, pada Senin nanti BPK akan menyerahkan hasil pemeriksaan terhadap LPP TVRI itu kepada DPR dalam rangka konsultasi.

"Hari Senin saja, sabar. Audit kinerja atas regulai pelaksanaan tugas 2017-2019," tuturnya.

Sebelumnya Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Achsanul Qosasi menyebut ada keanehan dalam pemecatan Direktur Utama Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Helmy Yahya oleh Dewan Pengawas (Dewas).

Hal tersebut ia tuliskan dalam cuitan di akun Twitternya @AchsanulQosasi. Menurutnya, BPK sendiri sudah memberikan predikat kinerja yang baik terhadap TVRI di bawah kepemimpinan Helmy. Ia pun heran mengapa Dewas justru memecat Helmy.

"Ada 'yang aneh' di TVRI ini. Pemeriksaan kinerja yg dilakukan BPK-RI nanti akan membuktikan bahwa kinerja TVRI selama ini sangat baik," tulis Achsanul di akun Twitternya seperti yang dikutip detikcom, Selasa (10/12/2019).

Bahkan, ia menyebutkan bahwa kisruh antara Direksi TVRI dengan Dewas ini hanya menjadi sumber permasalahan.

"Perseteruan Direksi dan Dewas adalah biang utama permasalahan. Sekneg (Sekretariat Negara) harus memperbaiki PP (Peraturan Pemerintah), dan semua pihak harus saling menghargai peran masing-masing," terang Achsanul.



Simak Video "Glenn Fredly: Jokowi Harus Hadir Intervensi Kisruh TVRI"
[Gambas:Video 20detik]
(das/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com