Investor Jepang Terganggu Pajak
Kamis, 01 Des 2005 13:30 WIB
Jakarta -
Berkurangnya investasi Jepang ke Indonesia salah satunya disebabkan oleh masalah perpajakan. Selain itu, berkurangnya investasi juga diipcu oleh kurang stabilnya kondisi Asia Timur.Hal tersebut disampaikan Presiden Komite Nippon Keidanren, Nautake Okubo usai diterima Wapres Jusuf kalla di kantor wapres, Jakarta, Kamis (1/12/2005)."Bagi saya secara pribadi, itu masalah perpajakan boleh dikatakan memang ada pengaruhnya, tapi itu tidak terlalu besar. Yang menjadi masalah justru, lebih dari masalah Asia timur atau Cina yang mempunyai ekonomi yang kurang stabil. Itulah yang mempengaruhi ekonomi Indonesia," urai Okubo.Namun ia mengakui, masalah perpajakan tidak dibahas secara khusus dalam pertemuannya dengan wapres. "Tema yang dibicarakan lebih kepada ekonomi dan lingkungan sehingga tidak menyinggung masalah pajak," tambah Okubo.Ia menilai, saat ini sudah saatnya Indonesia dan Jepang meningkatkan program-program kerjasamanya kembali. "Memang saat ini investasi Jepang dapat dikatakan mengalami stagnan atau semakin menurun," ungkapnya. Okubo menambahkan, dalam pembicaraannya dengan wapres juga tidak menyebutkan adanya komitmen bantuan. "Tapi tadi didiskusikan bahwa pihak Jepang betul-betul akan membantu bagaimana melestarikan makhluk hidup, hutan, dan lingkungannya," ujarnya.
(qom/)










































